TIPS BISNIS ONLINE UNTUK PEMULA

TIPS BISNIS ONLINE UNTUK PEMULA

Di masa krisis akibat pandemi corona seperti saat ini, seluruh orang di dunia terkena efeknya. Mau yang sudah punya persiapan sekalipun juga akan gugup menghadapinya. Karena kita sedang menghadapi bencana yang tidak tau kapan berakhirnya.

tips bisnis online untuk pemula

Semua orang masih berjuang untuk menemukan solusi dari pandemi ini. Ada yang bilang pandemi kali ini mirip dengan kejadian beberapa tahun sebelumnya. SARS dan juga Flu Burung adalah 2 contoh pandemi yang bisa kita jadikan pelajaran untuk bersiap sebetulnya. Kalo belajar dari pandemi sebelumnya, kejadian seperti ini akan bisa dikendalikan setelah 1 tahun.

Tentu ini jadi sesuatu yang cukup menakutkan buat kita , terutama yang masih mengandalkan pendapatan harian. Apalagi di Indonesia yang sumber daya manusianya belum teredukasi untuk berinvetasi atau menabung simpanan  dana darurat.

Kenapa begitu banyak yang terdampak? Karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih mengandalkan pekerjaan di luar rumah untuk mendapatkan penghasilan. Masih sedikit yang teredukasi bahwa sekarang sudah tidak perlu lagi keluar rumah untuk mendapatkan uang.

Bisnis online adalah solusi alternatif paling gampang dilakukan untuk sekarang ini.

Selain karena tidak memerlukan kegiatan di luar, pekerjaan yang dilakukan juga akan jadi lebih efektif. Meskipun di awal harus berjuang dulu, tapi hasil akhirnya akan sepadan kok dengan usahanya.

Banyak yang ga mau prosesnya, tapi pengen langsung dapat hasil instannya. Ya ga bisa kayak begitu sih. Semuanya perlu proses semuanya perlu belajar. Ga ada anak bayi yang bisa jalan pertama kali tanpa terjatuh berkali-kali bahkan sampai luka, lecet dan berdarah.

Nah, untuk menghindari kegalauan dan kegelisahan memulai kegiatan bisnis online pemula silakan disimak artikel ini sampai habis. Bisa dibilang ini yang perlu diketahui para pebisnis pemula sebelum memulai bisnis online pertamanya.

1. Mulai Dulu Aja

Kebanyakan pemula, termasuk saya juga, terlalu banyak mikir di awal. Gimana kalo ga laku lah, gimana kalo rugi, gimana kalo dikatain ortu, dikatain pacar, dikatain temen kalo jualan. Wah banyak banget deh!

Padahal itu semua cuman ada di kepala kita aja. Mulai aja dulu, kalo kamu tujuannya pengen berhasil di bisnis online, ga ada cara lain selain mulai dulu. Kita ga akan pernah tau orang akan merespon aktivitas baru ini seperti apa kalo ga pernah coba.

Kamu maunya jualan apa? Bebas, saya ga pengen mengekang harus model bisnis ini atau itu. Kalo kamu memang melihat peluang MLM itu bagus, dicoba dulu aja. Kalo kamu pengen langsung buka toko offline karna modalnya cukup, dibuka aja. Kita ga pernah tau model mana yang cocok kamu jalankan. Jadi saran saya: mulai dulu aja.

2. Persiapkan Senjatamu Dari Awal

Dalam memulai bisnis online atau dalam hal apapun, persiapkan diri lebih dulu. Anggap saja kita mau terjun ke medan perang. Tentu sebelum perang kita harus banyak-banyak latihan bukan? Ga mungkin bisa menang perang kalo latian ga pernah, senjatanya juga ga punya.

Begitu juga ketika memulai bisnis online pertama kali. Kita harus persiapkan diri dengan baik. Persiapan apa yang perlu dilakukan?

Pertama, siapkan mindset. Ini penting banget. Seorang pebisnis atau penjual itu mental dan mindsetnya akan berbeda dengan seorang karyawan dan pegawai. Kenapa berbeda? Karena memang medan perangnya berbeda juga. Ketika menjadi pebisnis atau penjual kita akan dihadapkan pada kondisi yang tertekan secara terus menerus.

Harus bikin konten tiap hari, dihadapkan dengan kerugian setiap saat, belum lagi menghadapi keluhan pelanggan. Banyak banget. Kalo mental dan mindsetnya masih ga pas, bisa-bisa seminggu juga udah nyerah menghadapinya.

Jadi persiapkan mentalmu untuk memulai bisnis online. Caranya bisa dengan belajar langsung dengan orang-orang yang sudah lama berbisnis. Atau belajar dengan orang kamu kenal sudah mulai duluan berbisnis sebelum kamu. Dua-duanya boleh tapi hati-hati akan overload knowledge terjadi di kamu. Filter informasi yang masuk ke kepalamu juga, jangan semuanya ditelan mentah-mentah.

Kedua, persiapkan skill jualanmu. Ketika terjun ke dunia bisnis skill jualan adalah modal paling penting dan wajib dikuasai sebelum benar-benar jualan. Kamu bisa belajar teorinya dulu dari orang terdekatmu yang sudah mulai jualan. Saya pribadi belajar dasar-dasar marketing dari kursus online gratis yang diadain sama startup dari Indonesia.

Kamu bisa pilih mau belajar secara offline atau online, mau autodidak atau langsung dimentorin. Dua-duanya ga ada masalah yang penting kamu mengerti sama apa yang disampaikan.

3. Berani Ngiklan

Ketika sudah mulai berjalan usahamu, habbit promosi organiknya sudah terbentuk, kini saatnya kamu mulai promosi berbayar. Kenapa harus berbayar? Karena kamu harus memperluas target pasarmu. Kamu ga bisa mengandalkan promosi organik aja.

Hampir semua platform, entah itu media sosial maupun di marketplace sekarang gencar-gencarnya mengkampanyekan untuk beriklan di tempat mereka. Selain karena bisa mendapatkan traffic yang lebih besar, platform tersebut juga akan semakin berkembang ketika ada yang beriklan di situ.

Ga perlu takut rugi ketik beriklan. Yang perlu kamu lakukan adalah ambil datanya dan evaluasi kekurangan iklanmu apa. Itu lebih penting daripada meratapi kerugian yang kamu derita. Pelajaran berharga yang bisa diambil ketika ngiklan adalah kamu belajar untuk ga takut rugi.

Ketika kamu udah ga takut rugi, kamu akhirnya belajar hal lain. Belajar analisis data, belajar analisis market, dan analisis konten iklanmu. Akhirnya dari situ kamu punya ilmu baru lagi: ilmu beriklan yang efektif dan analisis data.

4. Terus Belajar Ilmu Marketing

Ketika kamu sudah mulai menguasai ilmu dasar marketing, closing (transaksi) sudah banyak terjadi, saatnya kamu upgrade skill dan ilmu lagi. Pelajari ilmu baru, yang lebih kompleks penerapannya. Jelajahi platform baru yang belum pernah kamu cobain.

Tapi dengan kamu sudah menguasai ilmu sebelumnya terus kamu berhenti mempelajarinya ya. Kamu juga harus tetap memperkuat ilmu dan skill yang sudah kamu pelajari agar terus melekat di kepala dan otakmu. Dengan begitu kamu akan tetap produktif dan jadi pribadi yang makin berkembang.

 

Cara Menggali Inspirasi Konten Medsos

Cara Menggali Inspirasi Konten Medsos

Dengan semakin dinamisnya informasi yang ada di internet, tentu kita harus selalu tetap up to date. Sebetulnya, dengan arus informasi yang banyak seperti ini, akan semakin mudah membuat konten media sosial.

Tapi entah kenapa masih banyak yang ngeluh kehabisan ide untuk membuat konten di akun media sosialnya sendiri. Oleh karena itu saya mencoba memberikan solusi buat teman-teman yang masih mengalami hal itu sampai sekarang.

Semoga beberapa cara ini bisa membuat kamu semua ga akan kehabisan ide lagi untuk membuat konten bisnis onlinemu. Kalopun masih kehabisan ide juga, di akhir nanti akan saya kasih tips sekalian solusinya juga.

Oke mari kita mulai pembahasannya

1. Gali Dari Pemikiran Sendiri

Sumber inspirasi utama dari dalam diri kita adalah pemikiran diri sendiri. Dengan banyaknya informasi yang tersimpan di kepala tentu akan banyak ide yang harusnya bisa muncul untuk jadi pembahasan di konten media sosial kita dong?

Itu kan kalo kita update untuk keperluan akun pribadi ataupun akun publik, trus gimana yang jualan produk mas? Produk juga sama kok. Ide yang ada dalam pikiran kita adalah sumber inspirasi. Misalnya kamu jualannya herbal, pikirkan konten yang ada hubungannya dengan kesehatan. Bisa jadi tips/sharing pengalaman yang pernah kamu alami sewaktu menggunakan produk herbal.

Atau kalo kamu punya produk fashion, kamu bisa menceritakan hal yang kamu rasakan ketika memakai produknya. Apakah kainnya halus/lembut, apakah bahannya menyerap keringat atau sebagainya. Intinya kalo berdasarkan pemikiran sendiri kemungkinan kamu akan menceritakan pengalaman pribadimu menjadi sebuah konten promosi.

2. Media Sosial

Kalo dari diri sendiri ga ketemu inspirasinya, bisa tengok ke media sosial yang kamu punya. Kamu bisa cari inspirasi dari facebook, twitter dan instagram. Biasanya, kalo saya pribadi cukup skroll 15-20 menit di facebok+twitter+instagram udah ketemu beberapa macam ide konten tuh.

Syarat yang lain untuk mencari inspirasi konten di media sosial adalah kamu harus follow banyak akun yang ada hubungannya dengan niche produk/jasa kamu. Kalo kamu follow akun teman-teman doang biasanya akan kesulitan untuk dapat inspirasi. Kecuali bisa menggali ide lagi dari status-status yang mereka tuliskan.

3. Youtube dan Google

Selain ig dan fb, platform youtube juga bisa dimanfaatkan untuk mencari inspirasi konten. Cukup ketik kata kunci yang kamu inginkan, bisa ditonton2-3  video yang paling relevan menurutmu. Dari video-video itu kamu rangkum sendiri untuk kamu bikin konten sendiri.

Google juga kurang lebih sama, cukup ketik aja kata kunci yang mau kamu cari di sana. Baca 4-5 artikel yang menurutmu relevan dengan apa yang kamu cari. Kemudian rangkum intisari dari artikel-artikel tersebut jadi kontenmu sendiri.

4. Banyak Baca Buku

Kalo jadi content creator ataupun pebisnis, banyak membaca adalah modal penting. Selain menambah pengetahuan kita, membaca juga bisa merangsang otak untuk bisa melahirkan ide/inspirasi. Jadi buat kamu yang malas membaca buku, mulai sekarang diubah kebiasaannya. Gausah banyak-banyak sehari cukup baca 10-15 menit tapi rutin dilakuin.

Ingat, buku yang dibaca pun juga harus berkualitas ya. Ga sekadar komik atau novel cinta-cintaan. Kalo bisa, baca buku yang menunjang apa yang selama ini sudah kita kerjakan. Kalo tertarik ke dunia fashion, baca buku yang ada hubungannya dengan hal itu. Begitupula bidang-bidang lainnya.

5. Content Calendar

Ini yang sekarang lagi naik daun. Teman-teman yang baru memasuki dunia bisnis online mungkin agak kurang familiar dengan hal ini. Tetapi di dunia internet marketing hal ini sebenarnya bukan barang baru lagi. Konten kalender sendiri merupakan sebuah istilah untuk menyebut jadwal pembuatan/penayangan sebuah konten.

Dengan adanya konten kalender ini, kita membuat jadwal penayangan konten sekaligus dalam 1 waktu. Misalnya kita siapkan konten untuk 1 minggu dengan tipe konten yang beda-beda. Hari pertama tipe quote, hari berikutnya tips, berikutnya produk terbaru, hari berikutnya apa.

Nah.. Kalo belum punya format konten kalender untuk persiapan promosi akunmu, kamu bisa miliki konten kalender secara gratis lho! Caranya cukup download template branding media sosial “The Feed” di sini. Jadi kamu ga cuman dapat ribuat template branding media sosial, tapi juga sekaligus ide-ide konten yang harus diposting selama 1 tahun penuh!

Kerennya lagi, konten kalender di The Feed itu udah disiapin dengan 11 tipe niche yang berbeda. Kalo pun niche mu ga ada di sana, tenang aja kamu masih bisa gunakan cara mencari ide konten yang udah saya bahas hari ini. Jadi senjata kamu untuk membuat konten sudah lengkap.

***

Gimana? Setelah dapat cara mencari ide konten apakah masih merasakan kesulitan? Kalo masih kesulitan silakan tanyakan di kolom komentar ya. Terima kasih sudah menyimak sampai habis sampai ketemu di artikel berikutnya!

Lakukan Hal Ini UNtuk Membuat Konten Yang Ramai Interaksi Untuk Bisnis Online

Lakukan Hal Ini UNtuk Membuat Konten Yang Ramai Interaksi Untuk Bisnis Online

Pada posting tentang optimasi konten bisnis online kemaren saya mencoba memaparkan apa saja yang harus dilakukan untuk bisa memaksimalkan konten promosi bisnis online kamu.

Nah setelah mengoptimasi konten selanjutnya adalah membuat desain konten yang kemungkinan akan ramai interaksi. Pembahasan kali ini berdasarkan pengalaman saya selama ini ya, bisa jadi studi kasus kita nanti berbeda-beda.

Permasalahan utama yang sering kita hadapi selama ini adalah sudah merasa buat konten yang bagus dan berkualitas, tapi masih sepi interaksi. Entah itu yang like sedikit, atau mungkin ga ada yang komen juga.

Tapi itu kan cuman perasaan kita aja, di mata konsumen belum tentu.

Semoga pada pembahasan kali ini bisa mencerahkan teman-teman yang masih kebingungan gimana caranya membuat konten untuk bisnis online yang banyak interaksi.

Silakan disimak

1. Relevan

Hal pertama yang harus kamu perhatikan pada kontenmu adalah relevansinya. Kalo pengen banyak interaksi usahakan untuk selalu mengikuti perkembangan dunia sekelilingmu. Atau minimal kabar/info paling update tentang hal yang berhubungan dengan produk yang akan kamu promosikan.

Kalo bisa kamulah yang jadi paling pertama menyampaikan hal tersebut. Kalo ga bisa, sajikan informasinya dengan branding yang sudah kamu bangun selama ini. Lebih bagus lagi kalo kamu punya template desain yang konsisten dari awal branding medsosmu.

2. Simple

Tren desain tahun 2020 sekarang lebih ke yang simpel. Ga perlu terlalu banyak printilannya yang penting pesannya nyampe. Contohnya kayak di instagram saya instagram.com/radhiann bisa dilihat saya cuman pake background hitam sama putih doang dikasih foto sebagai pemanis, udah cukup.

Untuk konten promosi produk usahakan foto produknya yang ditonjolkan. Ga perlu banyak elemen di konten visualnya yang penting keliatan utuh untuk foto produknya. Karena terkadang si owner/desainer kontennya pengen nunjukkin kalo dia punya desain yang keren, tapi malah bikin foto produknya ga terlihat. Calon customer itu ga butuh desain yang keren, yang penting mereka bisa liat produk yang pengen mereka beli, itu aja.

Jadi usahakan untuk membuat desain yang membuat orang tertarik sekaligus memperlihatkan foto produkmu dengan jelas.

3. Riding The Waves

Istilah kerennya “menaiki ombak”, kalo dalam sisi bisnis artinya mengikuti trend terkini. Ketika ada pembahasan yang lagi viral, misalnya saat ini lagi rame tentang Corona, kamu juga coba buat konten yang berhubungan dengan hal itu.

Tapi tetap harus relate sama brandingmu selama ini, ya. Misalnya, ketika pengen bahas corona yang bertema kesehatan ga jadi tiba-tiba kamu berubah tipe konten dari fashion jadi health. Buatlah konten yang berhubungan dengan corona dengan tetap membahas fashion sebagai niche utama kamu.

4. Hastag Yang Relevan

Kalo kamu promosi bisnis/membuat konten di instagram, perhatikan hastag yang kamu gunakan. Selalu gunakan hastag yang sesuai dengan produk/konten yang sedang kamu upload. Kalo kamu bahasnya fashion baju, gunakan hastag yang berhubungan dengan baju. Kalo kamu bahasnya tentang bisnis/personal branding gunakan hastag yang ada hubungannya dengan 2 hal itu.

Kamu ga boleh masukkin hastag yang tidak ada hubungannya dengan konten yang diupload. Misal, kamu upload produk baju tapi hastag kamu terdapat kata sepatumurah misalnya. Itu akan memperburuk citra akun kamu di mata instagram. Bisa-bisa dianggap spam sama algoritmanya dan malah bikin konten kamu tidak terlihat oleh followers.

5. Desain Yang Unik

Gunakan desain yang benar-benar mencerminkan branding online akunmu. Sebuah branding itu harusnya selalu konsisten di platform manapun. Kalo kamu main di ig, kamu harus punya desain yang konsisten. Untuk memenuhi kebutuhan desain branding akunmu, template desain branding The Feed bisa kamu pergunakan untuk brand bisnis online kamu.

The Feed sendiri juga punya desain untuk keperluan brandingmu di platform lain, misalnya youtube, twitter dan facebook. Jadi kebutuhan desain kamu akan teratasi dengan adanya The Feed ini. Dengan The Feed, kamu ga perlu lagi pakai jasa desainer grafis setiap kali pengen bikin konten. Cukup punya The Feed aja, kamu punya paket lengkap kebutuhan branding media sosialmu di semua plarform.

***

Dengan 5 cara ini saya kira sudah cukup untuk bisa memaksimalkan konten kamu di media sosial. Selain interaksi yang ramai, faktor lain yang harus kamu perhatikan adalah berapa banyak transaksi yang terjadi dari konten yang kamu buat. Jadi, target interaksi ini hanya salah 1 faktor yang untuk menarik perhatian konsumen kita.

Optimasi Konten Media Sosial Untuk Bisnis Online Anda Dengan 3 Cara Ini

Optimasi Konten Media Sosial Untuk Bisnis Online Anda Dengan 3 Cara Ini

Sejak mengenal bisnis online pada tahun 2018 lalu, di semua platform media sosial terutama facebook, instagram dan twitter semuanya punya kesamaan. Semuanya bisa digunakan untuk media promosi. Selain itu kesamaan lain yang terlihat adalah dari sisi kontennya.

Sebagai media promosi online untuk bisnis, hampir semuanya mempunyai konten visual. Gambar adalah sesuatu yang bisa menarik perhatian terutama untuk calon pelanggan. Dengan konten visual yang menarik, akan lebih mudah mendatangkan traffic ke akun bisnis online kita.

Masalahnya, masih banyak para pebisnis online yang suka meremehkan konten visual mereka. Malah cendrung asal-asalan. Padahal, kalo dioptimasi dengan baik konten visual bisnis kamu bisa jadi faktor penentu terjadinya pembelian, lho!

Apa aja yang mesti dioptimasi?

1. Kualitas Gambar

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas gambarnya. Gunakan gambar yang kualitasnya bagus dan tidak blur. Luangkan waktu membuat foto produk sendiri/edit konten sendiri untuk bisa memaksimalkan promosi bisnis kamu. Kalo ga punya gambar sendiri untuk mewakili konten visual produkmu, bisa gunakan marketing kit dari supplier kamu.

Tapi ingat, karena resellernya bukan cuman kamu jadi ada potensi konten yang kamu gunakan akan sama dengan reseller yang lain. Tapi untuk awal-awal ga jadi masalah, sambil kamu terus belajar untuk edit dan mendesain konten promosimu sendiri.

2. Tonjolkan Produk Secara Profesional

Kalo kamu promosi di media sosial berikan yang terbaik. Tampilkan produkmu secara profesional. Ga asal-asalan dan ga sembarangan. Dengan menampilkan produkmu secara profesional, trust calon buyermu akan meningkat. Kalo kamu ga punya bakat untuk bikin foto produk, kamu bisa menggunakan jasa foto produk berkualitas di daerahmu.

Atau kalo kamu punya budget yang terbatas, kamu bisa gunakan template desain yang dijual secara online. Ada banyak template desain yang bisa kamu miliki, tergantung untuk apa kamu mempergunakan templatenya. Bahkan terkadang ada juga yang jual template berlinsensi yang bisa dijual kembali. Artinya, kamu bisa membuka jasa desain template promosi juga.

Jadi kamu bisa punya double income. Pemasukan dari penjualan produkmu sendiri dan juga pemasukan dari membuka jasa desain template promosi. Jadi membuka peluang baru kan? Hehehe..

3. Gunakan Foto Asli

Untuk yang jenis produknya berupa fisik, saya sarankan untuk menggunakan foto asli. Karena selain kamu bisa mencobanya langsung, promosi dengan foto asli juga bisa menunjukkan kesan real pict terhadap produk kamu. Untuk menunjukkan bahwa itu foto asli, hindari penambahan elemen seperti nomer wa, watermark yang berlebihan dan juga frame-frame desain yang tidak perlu.

Jadinya ga aesthetic dong? Kalo calon buyer kamu butuh produkmu, yang mereka liat bukan keindahan desain dari akun kamu tapi karena kita berhasil meyakinkan logika mereka kalo produk yang kita jual memang asli.

Bonus Tip

4. Manfaatkan Testimoni

Yang dimaksud testimoni di sini bukan hasil screencapture chat kamu dengan konsumen yang udah terima barang kamu. Tetapi foto asli dari calon buyer kamu yang mereka kasih liat ke kamu. Dengan demikian, kamu ga akan kehabisan konten untuk diupdate ke akun bisnis kamu.

Gimana cara dapetinnya? Kasih tau mereka kalo bisa kasih liat foto terbaik waktu mereka pake produk kamu, mereka bisa dapatin kupon diskon/voucher belanja sekian rupiah untuk order berikutnya. Jadi win win solutions buat kamu dan pelangganmu kan?

***

Jadi, sekarang kamu tau harus ngapain untuk mengoptimasi konten untuk media sosial bisnismu kan? Kalo masih bingung gimana caranya edit-edit desain, kamu ga usah khawatir. Daripada menghabiskan waktu untuk belajar desain, saya siapin templatenya aja mau ga? Kamu tinggal edit tulisan dan fotonya doang, bisa langsung kamu promosiin nantinya.

Kalo mau nanti saya kasih tau infonya di sini. Tungguin aja ya.

Ini Yang Seharusnya Dilakukan Oleh Afiliate Marketer

Ini Yang Seharusnya Dilakukan Oleh Afiliate Marketer

Menjadi afiliate marketer adalah dedikasi ke dunia marketing secara umum. Karena, kita benar-benar harus riset produk apa saja yang memang cocok kita promosikan ke market kita. Selain itu, kita juga harus kenali mana vendor yang terpercaya mana vendor yang abal-abal. Selain menjaga reputasi kita sebagai afiliate marketer, kita juga menjaga kepercayaan market terhadap branding yang sudah kita lakukan selama ini.

afiliate marketer

Untuk teman-teman yang baru akan memulai menjadi seorang afiliate marketer, tentu ada beberapa hal yang harus dilakukan. Beberapa hal yang saya tuliskan di sini adalah berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya terhadap afiliate marketer senior yang saya ikuti media sosialnya. Jadi ini semacam rangkuman untuk teman-teman pemula yang ingin belajar afiliate marktering secara khusus.

1. Review Produk

Karena pekerjaan seorang afiliate adalah mempromosikan sebuah produk/jasa, maka saya sangat menganjurkan teman-teman mempunyai/mencoba produk dan jasa yang akan dipromosikan. Kenapa? Karena kejujuran seorang afiliate yang menentukan reputasinya. Kalo dia bohong sama reviewnya, maka kepercayaan marketnya akan menurun.

Padahal, kepercayaan adalah kunci orang bisa membeli sebuah produk/memakai sebuah jasa yang kita promosikan. Kalo orang ga percaya gimana dong?

Tapi, kita juga tidak bisa setiap kali ada launching produk selalu membeli produknya setiap saat. Tentu kita punya budget yang terbatas, kecuali memang ada teman-teman yang berjiwa sultan ya ga masalah bebas aja kalo kayak gitu.

Gimana mau review produk tanpa membeli atau mencoba sebelumnya?

Saya biasanya cari di instagram atau youtube dengan kata kunci produknya dan saya lihat bagaimana cara kerja produk/kualitas dari jasa tersebut. Terus setelah melihat dari video atau konten tersebut, gimana first impression saya terhadap produk tersebut akan saya jadikan bahan untuk review produknya.

Kalo produknya baru dan belum ada yang punya gimana?

Biasanya vendor yang mengerti tentang hal ini akan membuatkan beberapa video tutorial untuk praktik penggunaan produknya. Dari situ kita bisa menggunakan bahannya sebagai review produk. Kita juga bisa menggunakan materi email swipe yang sudah disediakan oleh vendor. Kalo saya biasanya menggunakan email swipe sebagai bank data untuk saya tulis ulang/buat ulang menggunakan bahasa saya sendiri.

Biasanya afiliate marketer akan melakukan review produk di blog pribadinya atau di channel youtubenya. Kalo saya biasanya akan saya tambah dengan melakukan kulgram (kuliah telegram) di channel telegram tentang produk yang akan saya promosikan.

2. Mengumpulkan Email (subscribers)

Afiliate Marketing erat kaitannya dengan email marketing. Hampir semua senior afiliate yang saya tau menggunakan email marketing sebagai salah satu senjata mereka mempromosikan sebuah produk. Saya pribadi belum menggunakan email marketing, karena email yang secara garis besar adalah tempat untuk menulis. Sementara saya sendiri mempunyai hampir 5 tempat untuk menuliskan sesuatu. Blog saya ada 3, belum lagi menulis panjang di facebook, belum lagi di channel telegram, belum lagi instagram. Kalau harus ditambah dengan email, kepala saya bisa berasap nanti hahaha.

Tapi kalo teman-teman masih punya waktu luang untuk menuliskan sesuatu di email, saya sarankan untuk menggunakan teknik ini juga. Karena kalo senior sudah mengatakan untuk segera menggunakan email marketing, maka segeralah dipraktikkan jika waktunya sudah lowong. Jangan ngikutin saya, ya.

Tips: Tidak perlu kirim konten email setiap hari ke database. Cukup 3-4 kali seminggu untuk cold market dan 1-3 kali untuk hot market

3. Melakukan Live Webinar

Buat yang masih awam sama istilah webinar saya akan coba kasih gambarannya sedikit. Webinar merupakan kependekan dari web seminar. Artinya seminar yang dilakukan lewat website atau bahasa mudahnya: seminar online. Sama seperti seminar pada umumnya, terutama yang ada hubungannya dengan dunia bisnis, di akhir sesi seminar akan selalu ada “jualan” yang dipromosikan.

Biasanya seorang afiliate marketer selalu melakukan webinar untuk mengkonversi cold market menjadi hot market. Karena dengan webinar, dia bisa menjelaskan produk yang akan dipromosikan dan orang yang berminat bisa bertanya langsung kepada si afiliate secara langsung. Webinar akan meningkatkan closing rate si afiliate, apalagi kalo materinya bagus.

Webinar bisa dilakukan di website khusus yang biasa dipake untuk melakukan webinar. Bisa juga menggunakan youtube atau facebook live streaming. Sama saja yang penting materi yang akan disampaikan memang dibutuhkan oleh target market kita.

4. Scale Up Menggunakan Ads

Ketika sudah mulai banyak leads yang masuk dan hot market sudah terkonversi menjadi buyer, maka kita bisa scale up database itu untuk diiklankan. Biasanya para afiliate menggunakan facebook ads atau instagram ads sebagai tempat beriklan. Walaupun ga semua afiliate marketer yang menggunakan cara ini, ada juga yang bermain full organik seperti Ci Christina Lie.

Untuk teman-teman yang pengen mencoba beriklan menggunakan facebook ads untuk mempromsikan produk digitalnya bisa menjalankan iklan facebook ads atau ig ads. Di (kelas afiliate marketer) yang saya ikuti, juga diajarkan beriklan menggunakan fb ads untuk mempromosikan produk digitalnya. Jadi buat yang gaptek ngiklan di facebook, tenang aja karena di kelas ini akan diajarkan caranya.

error: Jangan coba-coba