Rekomendasi Tempat Kursus Internet Marketing Terbaik di Indonesia

Rekomendasi Tempat Kursus Internet Marketing Terbaik di Indonesia

Untuk anda yang sedang mencari tempat kursus internet marketing terbaik, saya akan memberikan beberapa tempat yang mungkin cocok untuk anda. Di artikel ini saya akan memberikan rekomendasi tempat belajar internet marketing secara online, ya.

Hubungi saya RADHIAN di WA untuk info lebih lanjut tentang kursus internet marketing di 08875981474 ya.

Karena masih pandemi jadi, kita terhalang untuk mengadakan pertemuan-pertemuan yang sifatnya membawa orang banyak. Jadi solusinya sekarang adalah belajar lewat internet saja. Lebih aman dan ga perlu keluar rumah juga.

Rekomendasi Tempat Kursus Internet Marketing Terbaik di Indonesia

Saat ini kursus internet marketing semakin banyak diminati karena memang secara kesempatan lebih menjanjikan. Namun yang perlu diperhatikan adalah anda juga harus bisa memilih tempat belajar internet marketing yang terpercaya agar ilmu yang anda dapatkan juga bisa diaplikasikan dengan maksimal.

Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah konsistensi praktik juga menentukan hasilnya. Jangan mengira ketika anda selesai mengikuti kursus internet marketing lalu kemudian anda bisa langsung menghasilkan tanpa harus ada aksi. Konsepnya bukan menghasilkan secara instan tapi membangun aset dari awal.

Lalu apa saja rekomendasi tempat kursus internet marketing online yang terbaik di indonesia?

1. Komunitas SB1M

Rekomendasi tempat kursus internet marketing terlengkap yang pertama adalah SB1M. Anda akan mendapat fasilitas dan materi tentang digital marketing yang lengkap ketika bergabung ke dalam komunitas ini. Jika anda hanya berstatus free member, andapun juga diberikan akses untuk mengikuti free webinar yang diadakan setiap minggunya.

Kalo ga ada covid, biasanya SB1M ini mengadakan pertmuan rutin di FX Sudirman. Anda bisa langsung ikut kelas offlinenya selama 6 kali secara gratis. Namun saat ini hanya tersedia kursus onlinenya melalui live webinar. Anda bisa mendaftarkan diri untuk bisa mengikuti kursus pelatihan internet marketingnya di

2. Indonesiax

Ini salah satu tempat kursus internet marketing yang saya ikuti saat pertama kali belajar berbisnis. Ikut di sini full gratis bisa langsung menyimak semua isi materinya, asal sudah terdaftar menjadi member mereka.

Uniknya di Indonesiax ini terdapat ujian/ulangan bagi tiap peserta kursusnya. Sebelum berpindah membahas materi berikutnya, anda akan diajak untuk me-review materi yang sudah anda pelajari. Tentunya akan ada nilainya juga, kalo rendah nilainya akan diminta mengulang lagi materi sebelumnya sebelum melanjutkan.

Yang berbayar cuma kalo anda ingin menebus sertifikat kelulusannya saja. Ga wajib nebus juga kok, yang penting ilmunya dapat dan bisa diaplikasikan ke bisnisnya temen-temen. Di Indonesiax sendiri ga cuman kursus tentang digital marketing saja, tapi juga ada bidang-bidang lainnya.

3. Zuper Family

Rekomendasi Tempat Kursus Internet Marketing Terbaik di Indonesia

Yang terbaru saya ikuti adalah Zuper Family. Sebenarnya Zuper Family ini lebih spesifik ke kelas afiliate marketing daripada kelas internet marketing. Tapi dari kelas inisaja anda sudah mendapatkan berbagai ilmu internet marketing dalam 1 paket lengkap.

Di Zuper Family anda tidak hanya diajari menjadi seorang afiliate marketer. Tapi anda juga diajarkan mempunya personal branding seorang internet marketer di media sosial. Strateginya diajarkan dari facebook sampai instagram.

Anda tinggal ikuti polanya saja dan temukan strategi terbaik dengan mencoba mempraktikkannya.

Jika anda ingin mengikuti Zuper Family silakan gabung ke grup diskusi afiliate marketing milik saya di telegram. Saya akan memberikan info-info menarik seputar afiliate marketing di sana.

Itu tadi adalah 3 rekomendasi tempat kursus internet marketing terbaik di Indonesia menurut saya. Untuk komunitas SB1M dan Zuper Family anda bisa langsung berkonsultasi kepada saya di WA 08875981474 jika anda masih bingung.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai habis, sampai ketemu di artikel yang membahas bisnis online berikutnya!

FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

Pernahkah anda memikirkan apa yang membuat seseorang memutuskan untuk membeli sebuah produk?

Atau pernahkah anda mencoba mencari sebab kenapa anda bisa membeli sebuah barang yang sebetulnya anda sendiri tidak terlalu membutuhkannya saat ini?

FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

Sebagai pebisnis online, pemikiran-pemikiran seperti itu sudah seharusnya kita lakukan ketika ingin mempromosikan sebuah produk. Kita harus berpikir layaknya orang yang ingin membeli. Kebanyakan orang justru malah terbalik, mereka hanya fokus ke produk yang dijual. Ga peduli marketnya ini butuhnya apa atau istilah kasarnya “gue ga peduli elu, yang penting lu beli barang gue”

Ga bisa gitu, dong. Kalo kamu mau jualan yang terpenting adalah orang yang ingin membeli produkmu. Ketika kamu berpikirnya hanya produk produk produk saja, sama saja kamu abai dengan pembelimu sendiri. Akibatnya ya bisa ditebak, akhirnya ga ada yang beli.

Jadi apa yang bisa bikin seseorang memutuskan untuk membeli sebuah produk?

Personal Brand

Ada yang memutuskan membeli karena penjualnya siapa. Yang ini pengaruh dari personal brand yang sudah dibangun sejak sekian lama. Produknya bisa sama, harganya sama, maka personal branding lah yang menentukan kepada siapa pembeli melakukan transaksinya.

Oleh karena itu penting banget membangun personal brand di bisnis online. Karena semakin kuat personal brand kamu di media sosial, maka semakin mudah orang mengenalimu. Kalo orang udah kenal, maka semakin mudah terjadi transaksi/penjualan produkmu di bisnis online.

Promo

Kalo bukan penjualnya yang menentukan pengambilan keputusan seorang pembeli, maka promo adalah faktor lainnya yang bisa kamu manfaatkan. Promo yang kamu lakukan sebisa mungkin tidak mengurangi profitmu terlalu banyak. Kalo terlalu banyak nanti kamu malah ga bisa ngembangin bisnismu.

Salah satu tujuan promo kan memanfaatkan warm market yang sebelumnya mau beli tapi masih terkendala di dana/uangnya belum ada. Buatlah promo semenarik mungkin, kalo bisa lakukan promo bertepatan dengan hari-hari besar. Misalnya promo kemerdekaan atau promo HARBOLNAS.

Testimoni

Salah satu yang membuat calon pembeli percaya bahwa anda adalah penjual yang amanah adalah testimoni. Maka dari itu selalu minta dan simpan testimoni asli dari pelanggan yang pernah membeli produk anda sebelumnya. Karena itu salah satu alat jualan paling powerfull untuk mendongkrak trust dari mereka yang baru datang ke bisnis online anda.

Emosi Pembeli

Emosi di sini bukan membuat pembeli jadi marah-marah ya. Ga gitu maksudnya haha..

Maksudnya adalah “sentuh”emosi calon pembeli agar mereka lebih tertarik dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya, yang kamu incar adalah market pencinta drakor, cobalah buat produk yang ada hubungannya dengan drakor tersebut. Entah baju entah produk apapun yang bisa bikin mereka “ini kok barangnya gue banget ya? beli ah!” Nah bikin mereka sampe kayak begitu reaksinya.

============

Sebetulnya masih ada banyak lagi faktor-faktor yang bisa bikin orang beli produkmu. Kamu bisa menemukannya sambil jalan saat praktik jualan. Yang terpenting adalah kamu terus riset dan eksplorasi strategi-strategi baru untuk bikin promosi produkmu.

Kalo menurutmu sendiri apa yang bikin orang menentukan keputusan pembelian sebuah produk di bisnis online? Coba tuliskan di kolom komentar

FUNNELING BISNIS ONLINE DI MEDIA SOSIAL

FUNNELING BISNIS ONLINE DI MEDIA SOSIAL

Salah satu elemen penting dalam berjualan di media sosial adalah funneling. Banyak yang ga ngerti elemen penting ini saat berjualan. Taunya yang penting jualan yang penting laku ada yang beli.

Benar, kok.

FUNNELING BISNIS ONLINE DI MEDIA SOSIAL

Tapi alangkah baiknya anda juga menguasai funneling dengan baik. Karena apa? Ketika anda mempunyai funneling yang baik, anda ga perlu keluar tenaga lebih besar untuk jualan.

Jualan ke 100 orang dengan jualan ke 1000 orang itu beda banget rasanya. Apalagi kalo semuanya tertarget. Saya bisa katakan lebih gampang cari lakunya ketika jualan dengan orang yang sudah minat sama kita/produk yang kita tawarkan. Karena saya sendiri sudah mengalaminya berkali-kali.

Lalu.. funneling itu apa sih memangnya?

Funneling dalam bisnis online adalah proses yang harus dilalui oleh seorang calon pembeli untuk bisa sampai terhubung dengan anda sebagai penjual atau bahkan sampai terjadi proses transaksi. Perubahan proses funneling ini terjadi seiring berubahnya pola marketing zaman sekarang.

Kalo dulu orang yang mendatangi tokonya dulu kemudian terjadi transaksi. Sekarang di rumahpun kita bisa melakukan transaksi jual beli tanpa harus bertatap muka dengan si penjual secara langsung. Karena ini pula yang menyebabkan keputusan seseorang untuk membeli sebuah produk menjadi lebih panjang.

Apa saja yang harus kita lakukan untuk bisa membuat seseorang yang pertama kali melihat iklan kita untuk kemudian membuatnya menjadi sebuah transaksi?

1. Awareness

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat brand bisnis online kita diketahui oleh banyak orang. Kalo orang ga tau, gimana kita bisa jualan?

Jadi kalo awal-awal membangun akun bisnis online, saran saya yang ditargetkan lebih dulu adalah awareness-nya. Yang penting orang kenal dulu sama kita, mau ada penjualan atau tidak itu nanti urusan belakangan gapapa. Minimal konsisten posting setiap hari selama 3 bulan dulu.

Karna saya mainnya di instagram, saya optimasi setiap postingan dengan hastag yang relevan dengan konten dan market yang ingin saya tarik perhatiannya. Saya cari hastagnya dengan melihat dari kompetitor yang udah jualan produk sejenis. Sambil juga memasukkan hastag brand sendiri biar dari awal udah terbentuk brandingnya.

2. Sisipkan Link Website/Whatsapp

Karena saya lebih banyak mainnya di instagram, jadi cuman bisa pasang 1 link di bio akun sendiri. Saya pribadi cuman pasang link yang langsung masuk ke WA bisnis. Ada juga yang menyarankan untuk kasih link untuk menjadi “wadah” beberapa link khusus. Bebas sih yang penting mereka yang follow bisa terkonversi jadi leads, entah itu leads di wa atau email.

Setiap postingan selalu arahkan untuk cek bio/ klik link untuk mengetahui info lebih lengkap. Masih ingat anatomi copywriting? Ada hook-story-offer-ATC, selalu ingatkan follower/friendlist untuk klik link di bio/DM kita agar mereka tau harus kemana menghubungi anda.

3. Kumpulkan Databasenya

Kalo misalnya anda jualan di ig seperti saya, sering kali closing terjadi di DM instagram. Apakah funnelingnya salah? Ga dong.. kan ujungnya juga closing?

Yang terpenting anda punya nomer hpnya si pembeli. Karena kalo cuman akun ignya doang nanti kalo misalnya kita pindah platform dia ga ikut lagi. Jadi kalo bisa anda pegang nomer hpnya, saat ada promosi anda bisa punya banyak channel untuk memberitahu pelanggan anda.

Kalo anda juga menggunakan email sebagai database justru lebih bagus, karena anda bisa punya database yang stabil. Dalam artian, orang jarang banget gonta-ganti email karena keperluan pekerjaan misalnya.

4. Repeat Order

Nah! Ketika database pelanggan anda sudah tersimpan dengan baik, entah itu nomor whatsapp ataupun email, manfaatkan hal itu dengan baik.

Ketika ada promo terbaru, segera hubungi mereka kembali. Sapa dengan ramah dan kirim pesan ke mereka di jam-jam santai. Pagi hari, saat istirahat atau saat malam setelah pulang bekerja. Jika produk yang anda jual memang bagus kualitasnya, mereka akan ingat dengan anda dan melakukan repeat order kembali.

Ga peru berharap langsung terjadi closing, yang penting mereka tau jika anda masih jualan. Dan yang lebih penting lagi, anda tetap menjaga hubungan baik dengan pelanggan anda.

=======

Apalagi kira-kira funneling yang terlewatkan oleh saya? Kasih komen dong!

Terima kasih sudah membaca sampai habis ya!

Jangan lupa follow instagram saya di @radhiannr insya allah saya akan sharing tentang bisnis online juga di sana. Jangan kaget kalo followersnya masih kecil, saya baru bikin soalnya hehehe..

CARA MENCARI TARGET MARKET YANG PROFITABLE

CARA MENCARI TARGET MARKET YANG PROFITABLE

Sudah sejauh mana anda mengenal target market produk anda?

Apa memang anda jualan ke semua orang atau anda sudah tau siapa yang bisa dan mampu untuk memakai produk anda selama ini?

FYI, siapa tau masih ada yang belum tau, jualan ke semua orang itu ga mungkin bisa. Dan kalo pun bisa pasti capeeeek banget!!

cara mencari target market

Bisnis online itu berbicara sesuatu yang efektif dan efisien. Yang mana ini adalah 2 hal yang saya banget orangnya hahahaa.. agak narsis memang tapi gimana ya? Saya memang suka hal-hal yang efektif dan efisien dikerjakan. Karena semakin efektif maka semakin sedikit waktu yang terbuang sehingga saya bisa mengerjakan hal yang lain.

Nah balik lagi ke mencari target market.

Masalah terbesar seorang pebisnis online pemula ketika baru mulai berjualan adalah ga tau siapa yang harus dia juali. Dia kebingungan, harus jualannya ke siapa. Ujung-ujungnya jualan ke temen dan maksa temen untuk beli.

Ingat ya, banyak teman bukan berarti banyak orang untuk dijuali. Mereka bukan sapi perah anda yang bisa sewaktu-waktu bisa diambil susunya ketika anda butuh. Jualan ke teman boleh saja, tapi bukan berarti mereka tempat pelarian anda berjualan ketika produk anda tidak laku.

Bisnis online ga sebercanda itu, kawan.

Nah mulai sekarang anda harus bisa mencari tau siapa target market yang cocok untuk produk anda. Sehingga anda lebih gampang promosinya, lebih enak closingnya dan ga banyak energi yang terbuang.

Caranya gimana mas?

1. Pahami Produk Anda Luar Dalam

Yang dimaksud luar dalam adalah anda mengenali dan paham dengan produk yang anda jual. Bukan hanya sekadar paham fitur dan hapal bahan-bahan yang ada di produknya saja. Tapi juga mengerti manfaatnya, apa yang terjadi ketika customer memakai produk anda, dan yang terpenting: SIAPA yang bisa dan mampu memakai/membeli produk anda.

Tapi kan saya dropshipper mas, produknya ga ada di tempat saya. Gimana saya bisa tau kualitas produknya?

Saya juga dropshipper kok, sampai sekarang sampai tulisan ini di buat di bulan Juni 2020 ini. Tapi saya selalu membeli produk yang akan saya pasarkan/jual. Saya pengen tau apakah produk ini memang cocok saya hargai mahal, atau justru terlihat murahan sehingga harus dilakukan re-packaging lagi.

Maka dari itu saya sarankan, apapun status anda entah itu reseller, dropshipper ataupun supplier anda wajib memilikinya minimal 1 varian produk. Agar anda tau kualitasnya, agar anda bisa membayangkan siapa yang pantas memilikinya dan berapa harga yang bisa anda pasang ketika menjualnya nanti.

Kalo mau lebih detail lagi, bisa anda jabarkan lagi:

  • jenis kelaminnya yang cocok memakainya siapa,
  • umurnya dari berapa sampai berapa (ga mungkin dong semua orang bisa pake?)
  • apakah cocok dipakai mahasiswa/orang kantoran/yang berpasangan atau yang sudah berumur.
  • lokasi tinggalnya dimana, apakah produk anda bisa dikirim ke seluruh indonesia atau tidak.
  • influencer mereka siapa

2. Cari Dimana Mereka Berkumpul

Nah ketika anda sudah mengetahui siapa yang harus ditarget, langkah selanjutnya mencari dimana mereka berkumpul. Anda bisa melihat dari fans page, akun publik instagram, atau akun facebook personal si influencer. Anda juga bisa mencari mereka di grup facebook yang masih 1 niche dengan influencer produk anda yang sejenis.

Misalnya produk anda baju gamis, anda bisa mencari target market anda di grup yang sering membicarakan topik agama/religi.

Semakin banyak anda bisa mengidentifikasi tempat mereka berkumpul, semakin mudah anda menjual produk yang sedang anda promosikan. Jika anda kesulitan mencari tempat mereka berkumpul, anda bisa mencari akun kompetitor yang menjual produk yang sama dengan anda.

3. Gunakan Metode ATM

Ketika anda sudah menemukan tempat mereka berkumpul jangan langsung jualan di sana. Anda perhatikan dulu orang-orang yang sudah lebih dulu ada di sana. Perhatikan apa yang mereka lakukan untuk mendapatkan perhatian calon buyer. Postingan apa yang memancing interaksi, caption apa yang mereka tulis dan seberapa sering mereka posting kontennya.

Anda amati, kemudian anda tiru untuk produk yang anda jual. Modifikasi dengan sesuatu yang lebih baik daripada kompetitor anda. Kalo anda teliti, anda pasti bisa menemukan kekurangan yang miliki oleh mereka untuk anda tonjolkan pada konten anda. Jadikan kekurangan di kompetitor sebagai keunggulan di tempat anda.

Ingat, metode ini bukan metode copas 100%.

BONUS TIPS: 4. Buat Penawaran Yang Tidak Bisa Ditolak

Berikan penawaran yang bisa membuat target pasar menjadi tergiur dan rugi ketika menolaknya. Misalnya anda memberikan bonus free ongkir ke seluruh indonesia dengan minimal pembelian 2 pcs produk anda. Atau untuk 10 pembeli pertama mendapatkan promo diskon 30% khusus hari ini saja.

Dengan begitu, sifat suka menunda mereka akan tertutupi dengan penawaran anda yang memikat. Agar penawaran anda lebih mengigit bisa amati promo yang diadakan kompetitor anda. Kemudian bisa anda terapkan ke calon pembeli anda dengan penawaran yang lebih menarik.

———–

Pada intinya cara ini berfokus di nomer 1. Anda harus benar-benar mengerti dan paham siapa yang berhak, pantas dan mampu menjadi pemilik produk yang anda jual. Ketika anda sudah mengetahui hal itu, langkah ke tahap selanjutnya akan lebih mudah.

Ketika sudah tau, saya yakin anda tidak akan lagi kesulitan mencari siapa pembeli anda dan dimana mereka berkumpul. Dengan cara ini, anda akan menghemat waktu untuk riset calon pembeli produk anda. Semakin hemat waktu yang digunakan untuk mencari calon pembeli produk anda, maka semakin cepat pula anda bisa menghasilkan penjualan.

Share dan like informasi ini jika bermanfaat untuk anda. Terima kasih sudah membaca sampai habis. Sampai ketemu di sharing-sharing berikutnya!

PENTINGNYA EDUKASI PELANGGAAN BISNIS ONLINE ANDA

PENTINGNYA EDUKASI PELANGGAAN BISNIS ONLINE ANDA

Setelah menjalani sendiri gimana susahnya punya usaha sendiri, semakin ke sini semakin pengen dipermudah sama banyak hal. Baik dari sisi teknis promosi, tools yang digunakan, bikin copywriting, upload konten sampai ke pelanggannya juga.

bisnis online

Menurut saya yang paling menantang adalah di bagian pelanggan ini.

Kita ga pernah tau pelanggan yang datang ke kita itu seperti apa. Apalagi buat pemula yang baru banget terjun ke bisnis online. Pasti gugup banget menghadapi pelanggan pertamanya. Sama kok, saya juga gitu awal-awal.

Semakin belajar, maka akan semakin tau tipikal konsumen seperti apa yang akan dihadapi nantinya. Tipikal konsumen ini sering digambarkan sebagai temperature traffic. Yang artinya suhu lalu lintas sebuah proses bisnis.

Untuk itu kita mesti tau konsumen yang datang ke kita itu berada di bagian temperatur yang mana.

Ada 3 tipe temperatur customer yang perlu anda perhatikan dan cara memperlakukan mereka:

  1. Cold Market

Yang berada di cold market biasanya masih awam banget sama produk anda. Mereka bener-bener perlu diedukasi pelan-pelan dan diarahkan untuk mengetahui produk kita secara utuh. Tujuannya agar mereka memahami produk yang ditawarkan dan manfaat yang mereka terima ketika memiliki produk tersebut.

Proses mengedukasi cold market memerlukan waktu yang cukup lama. Anda sebagai penjual harus sabar melayani pertanyaan mereka yang mungkin kadang suka ga nyambung sama produk kita. Gapapa dilayani aja dan jelaskan sampai mereka mengerti sepenuhnya.

Pada temperatur ini, customer biasanya jarang banget akan langsung membeli produk anda.

Gapapa wajar banget, orang baru kenal. Masih perlu pembuktian, kepercayaan dan rasa nyaman. Maka dari itu anda harus bisa membuktikan jika pelayanan anda dan produk anda adalah yang terbaik. Buat mereka percaya bahwa produk anda adalah satu-satunya solusi dari masalah yang mereka hadapi. Bikin mereka nyaman dengan memperlakukan customer sebagai kawan/sahabat anda sendiri.

2. Warm Market

Pada temperatur ini, customer anda sudah tau produk yang anda jual. Sudah mengerti bagaimana produk anda bisa menyelesaikan masalahnya. Namun dia masih ragu untuk melakukan transaksi pada bisnis anda.

Tugas anda adalah meyakinkan dia untuk bisa melakukan transaksi.

Caranya, gali kebutuhan dia seperti apa. Kemudian anda sediakan pelayanan yang dia butuhkan. Udah sesimpel itu aja. Ga perlu edukasi banyak-banyak karena ketika dia udah datang ke kita udah ngerti produknya.

3. Hot Market

Yang terakhir adalah market yang paling mudah. Mereka udah tau produk kita kayak gimana, mereka udah teredukasi dengan baik tentang produk yang kita tawarkan.

Kasarnya, tinggal menunggu waktu aja buat mereka untuk melakukan transaksi ke bisnis kita.

Tapi temperatur seperti ini akan sangat jarang ketemunya. Karena itu manfaatkan dengan baik ketika menemukan mereka. Kalo menurut saya pribadi, customer pada temperatur ini lebih gampang di-upsell produk kita yang lain. Karena emang suka sama produk kita.

Pada temperatur ini anda ga perlu buang energi untuk edukasi lagi. Tinggal fokusin closing setinggi-tingginya aja.


Edukasi pada semua level temperatur adalah penting. Intinya anda sebagai pebisnis harus menyampaikan/mengedukasi calon customer secara konsisten setiap hari. Gunanya adalah membuat semua calon customer bergerak temperaturnya ke arah yang semakin “panas”. Komunikasi yang konsisten pada bisnis online anda adalah yang terpenting.

Karena semakin panas, akan semakin mudah terjadinya closing/transaksi.

Nah mas kalo udah diedukasi, udah dikasih tau tapi customernya tetap ngeyel ga mau beli?

Tinggalin. Dia ga ada di 3 level temperatur market yang udah dikasih tau tadi. Dia ada di luar, namanya: ISENG MARKET. Emang ga niat beli cuman pengen nanya-nanya doang tujuannya. Diedukasi kayak gimana pun, dikasih harga semurah apapun tetap aja ga akan beli. Orang cuman iseng.

Kita ga perlu membuang waktu untuk tipe market kayak gini. Waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan buat mereka doang. Fokus sama mereka yang ada di 3 level temperatur tadi aja pokoknya.

Setelah tau tipe market ini, anda harus ingat baik-baik karena dengan merekalah anda akan lebih banyak berkutat. Terutama yang ada di cold dan warm market. Hadapi mereka dengan mood yang baik, mindset yang positif agar bisa membuat mereka nyaman.

 

error: Jangan coba-coba