Setelah menjalani sendiri gimana susahnya punya usaha sendiri, semakin ke sini semakin pengen dipermudah sama banyak hal. Baik dari sisi teknis promosi, tools yang digunakan, bikin copywriting, upload konten sampai ke pelanggannya juga.

bisnis online

Menurut saya yang paling menantang adalah di bagian pelanggan ini.

Kita ga pernah tau pelanggan yang datang ke kita itu seperti apa. Apalagi buat pemula yang baru banget terjun ke bisnis online. Pasti gugup banget menghadapi pelanggan pertamanya. Sama kok, saya juga gitu awal-awal.

Semakin belajar, maka akan semakin tau tipikal konsumen seperti apa yang akan dihadapi nantinya. Tipikal konsumen ini sering digambarkan sebagai temperature traffic. Yang artinya suhu lalu lintas sebuah proses bisnis.

Untuk itu kita mesti tau konsumen yang datang ke kita itu berada di bagian temperatur yang mana.

Ada 3 tipe temperatur customer yang perlu anda perhatikan dan cara memperlakukan mereka:

  1. Cold Market

Yang berada di cold market biasanya masih awam banget sama produk anda. Mereka bener-bener perlu diedukasi pelan-pelan dan diarahkan untuk mengetahui produk kita secara utuh. Tujuannya agar mereka memahami produk yang ditawarkan dan manfaat yang mereka terima ketika memiliki produk tersebut.

Proses mengedukasi cold market memerlukan waktu yang cukup lama. Anda sebagai penjual harus sabar melayani pertanyaan mereka yang mungkin kadang suka ga nyambung sama produk kita. Gapapa dilayani aja dan jelaskan sampai mereka mengerti sepenuhnya.

Pada temperatur ini, customer biasanya jarang banget akan langsung membeli produk anda.

Gapapa wajar banget, orang baru kenal. Masih perlu pembuktian, kepercayaan dan rasa nyaman. Maka dari itu anda harus bisa membuktikan jika pelayanan anda dan produk anda adalah yang terbaik. Buat mereka percaya bahwa produk anda adalah satu-satunya solusi dari masalah yang mereka hadapi. Bikin mereka nyaman dengan memperlakukan customer sebagai kawan/sahabat anda sendiri.

2. Warm Market

Pada temperatur ini, customer anda sudah tau produk yang anda jual. Sudah mengerti bagaimana produk anda bisa menyelesaikan masalahnya. Namun dia masih ragu untuk melakukan transaksi pada bisnis anda.

Tugas anda adalah meyakinkan dia untuk bisa melakukan transaksi.

Caranya, gali kebutuhan dia seperti apa. Kemudian anda sediakan pelayanan yang dia butuhkan. Udah sesimpel itu aja. Ga perlu edukasi banyak-banyak karena ketika dia udah datang ke kita udah ngerti produknya.

3. Hot Market

Yang terakhir adalah market yang paling mudah. Mereka udah tau produk kita kayak gimana, mereka udah teredukasi dengan baik tentang produk yang kita tawarkan.

Kasarnya, tinggal menunggu waktu aja buat mereka untuk melakukan transaksi ke bisnis kita.

Tapi temperatur seperti ini akan sangat jarang ketemunya. Karena itu manfaatkan dengan baik ketika menemukan mereka. Kalo menurut saya pribadi, customer pada temperatur ini lebih gampang di-upsell produk kita yang lain. Karena emang suka sama produk kita.

Pada temperatur ini anda ga perlu buang energi untuk edukasi lagi. Tinggal fokusin closing setinggi-tingginya aja.


Edukasi pada semua level temperatur adalah penting. Intinya anda sebagai pebisnis harus menyampaikan/mengedukasi calon customer secara konsisten setiap hari. Gunanya adalah membuat semua calon customer bergerak temperaturnya ke arah yang semakin “panas”. Komunikasi yang konsisten pada bisnis online anda adalah yang terpenting.

Karena semakin panas, akan semakin mudah terjadinya closing/transaksi.

Nah mas kalo udah diedukasi, udah dikasih tau tapi customernya tetap ngeyel ga mau beli?

Tinggalin. Dia ga ada di 3 level temperatur market yang udah dikasih tau tadi. Dia ada di luar, namanya: ISENG MARKET. Emang ga niat beli cuman pengen nanya-nanya doang tujuannya. Diedukasi kayak gimana pun, dikasih harga semurah apapun tetap aja ga akan beli. Orang cuman iseng.

Kita ga perlu membuang waktu untuk tipe market kayak gini. Waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan buat mereka doang. Fokus sama mereka yang ada di 3 level temperatur tadi aja pokoknya.

Setelah tau tipe market ini, anda harus ingat baik-baik karena dengan merekalah anda akan lebih banyak berkutat. Terutama yang ada di cold dan warm market. Hadapi mereka dengan mood yang baik, mindset yang positif agar bisa membuat mereka nyaman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.