Mau Lebih Sehat Saat Hamil? Berolahragalah!

Mau Lebih Sehat Saat Hamil? Berolahragalah!

Untuk menjaga kesehatan ibu hamil, ada berbagai cara yang bisa dilakukan mulai dari mengonsumsi makanan yang bergizi, rajin memperhatikan Pentingnya zat besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil sampai berolahraga. Tapi olahraga yang dijalani ibu hamil tentu tidak boleh sembarangan karena berpengaruh terhadap kesehatan sang janin.

Lantas, Gerakan olahraga seperti apakah yang dianjurkan untuk ibu hamil? Sebelum diulas lebih lengkap, kunjungi juga laman berikut ya www.guesehat.com/petunjuk-pola-makan-untuk-ibu-menyusui

Duduk di Gymball

Salah satu benda pendukung yang bisa membantu Anda untuk berolahraga selama masa kehamilan adalah gymball. Benda ini bisa membantu Anda untuk melakukan olahraga secara lebih ringan namun sangat efektif dalam mengencangkan otot dan membantu mengarahkan bayi ke posisi yang tepat saat proses persalinan.

Menggunakan gymball untuk berolahraga bisa dilakukan saat Anda sudah mulai merasakan kontraksi. Posisi duduk di gymball bisa membantu Anda agar dapat meringankan rasa sakit, membuat tubuh jadi lebih kuat dan menstabilkan posisi panggul. Akan tetapi, saat melakukan olahraga ini pastikan sendi lutut Anda membentuk sudut siku-siku dan jangan sampai membentuk sudut lancip. Karena, hal tersebut dapat membuat bokong tenggelam dan membuat posisi Si Kecil semakin sulit saat proses persalinan.

Mini sit up

Gerakan sit up merupakan Gerakan yang baik untuk membentuk perut agar proporsional. Tapi, bagi ibu hamil sebetulnya Gerakan ini bukanlah yang dianjurkan karena tergolong berbahaya. Meskipun demikian, Anda tetap bisa melakukan gerakan mini sit up sebagai pengganti sit up agar gerakannya lebih nyaman dan tidak terlalu menekan perut Anda.

Gerakan mini sit up bisa dilakukan dengan berbaring terlebih dahulu dan letakkan bantal dibawah panggul. Setelah itu, tekuk lutut dengan posisi telapak kaki menyentuh lantai, tujuannya agar perut tidak terlalu tertekan. Kemudian, hembuskan nafas sambil mengangkat kepala dan bahu secara perlahan serta cobalah raih lutut dengan menggunakan tangan Anda. Kembalilah ke posisi awal secara perlahan sambil menarik nafas dan ulangi Gerakan ini selama beberapa kali.

Itulah dua Gerakan olahraga yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Disamping menjaga kesehatan tubuh, ibu hamil juga perlu rutin membaca info kesehatan agar literasi kesehatannya bisa semakin baik dan juga beli obat online dari goapotik untuk berjaga-jaga.

HEADSET GAMING PILIHAN

HEADSET GAMING PILIHAN

Sebenarnya banyak sekali headset gaming murah yang bisa anda beli di toko-toko online atau toko komputer di sekitar anda. Namun, menentukan yang terbaik dengan harga murah tersebut tidaklah mudah. Jujur saja, perangkat headset memang bukanlah hardware yang begitu penting dibandingkan komponen lainnya. Namun bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan headset gaming murah dengan kualitas yang bagus.

Photo by FOX from Pexels

Di artikel ini kami akan memberikan beberapa pilihan headset gaming murah, namun hadir dengan kualitas dan fitur yang mumpuni di kelasnya. Silahkan pilih sesuai dengan selera dan spesifikasi yang kamu butuhkan.

 

Razer Kraken

 Meskipun memiliki nama brand yang sangat terkenal, bukan berarti headset produk dari Razer harus selalu mahal. Buktinya, Razer Kraken ini bisa anda dapatkan dengan harga sekitar Rp 500 ribu – Rp 600 ribu. Dengan harga yang cukup terjangkau, penggunanya akan merasakan sensasi seperti benar-benar masuk ke dalam game.

Razer Kraken memiliki speaker berukuran 32 milimeter yang dilengkapi magnet neodymium. Kamu bisa mendapatkan ukuran 40 milimeter atau 50 milimeter namun dengan harga yang lebih mahal. Sebagai tambahan, mikrofonnya terletak searah sehingga bisa meminimalisir noise di sekitar pengguna.

Dengan colokan USB, Razer Kraken bisa digunakan untuk PC dan PS4, dengan kabel sepanjang 2 meter. Sayangnya Razer Kraken ini tidak support untuk XBox1. Karena Razer mengeluarkan seri tersendiri untuk XBox1.

 

Turtle Beach Ear Force X12

 Headset ini akan saya pilih setelah Razer Kraken, karena kualitasnya tidak begitu jauh. Dilengkapi 50 milimeter speaker dengan penguat audio, dipastikan kalian akan mendapatkan sensasi audio yang gurih. Kalian akan merasakan sensasi audio yang tidak pernah ada di speaker televisi. Efeknya, kalian akan mendapatkan reflek yang lebih baik dibanding headset lainnya saat di dalam game.

Dibalut dengan lapisan yang dingin, membuat kalian akan betah berlama-lama menggunakannya, karena tidak akan membuat telinga kalian terasa panas. Headset ini bisa digunakan untuk XBox 360, PS3, Xbox One dan PC dengan konektor USB yang dimiliki.

Sayangnya untuk Xbox One dan PS4 diperlukan aplikasi tambahan, agar headset bisa berjalan dengan maksimal. Kabelnya cukup panjang dengan ukuran hingga 4 meter. Jadi kalian bisa memiliki ruang gerak yang cukup besar. Harganya sekitar Rp 400 ribu – Rp 500 ribu.

 

Bengoo Gaming Headset

Meskipun harganya di bawah Rp 300 ribu an, namun headset ini memiliki fitur yang cukup lengkap. Headset ini menawarkan tingkat sensitivitas yang tinggi dan kualitas audio yang mumpuni karena memiliki speaker 50 milimeter.

Mikrofonnya merupakan omnidirectional, sehingga kalian bisa berbicara dari berbagai arah yang berbeda. Dilengkapi juga filter, untuk meminimalisir noise yang masuk ke dalam mikrofon, sehingga suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih.

Fitur lainnya yang menarik adalah headset ini dilengkap dengan lampu led yang bisa berubah warna. Sayangnya headset ini hanya bisa digunakan di PC, dengan tiga colokan jack. Colokan USB yang ada diperuntukan untuk lampu led tadi. Sementara itu kabelnya memiliki panjang 2 meter.

 

Logitech G430 

Tak diragukan lagi jika Logitech G430 merupakan headset gaming murah yang menawarkan fitur-fitur mewah. Sebagai tambahan, headset ini memiliki fitur Dolby 7.1 surround sound. Selain itu juga ada fitur noise-canceling pada mikrofonnya.

Headset ini sangat ringan dengan earcup yang dibalut dengan kain lembut berstyle sport. Bagian untuk telinganya bisa diputar 90 derajat, sehingga memudahkan dalam hal penyimpanan dan pengaturannya.

 

Bisa digunakan untuk PS4 dan juga PC dengan colokan USB yang tersambung kabel sepanjang 2 meter lebih.

3 Alasan Harus Ikut Mentoring Landing Page Mastery

3 Alasan Harus Ikut Mentoring Landing Page Mastery

Sejak beberapa postingan yang lalu, saya sudah menjelaskan beberapa hal mengenai landing page. Saya harap bisa memberikan jawaban yang memuaskan ketika teman-teman menyimak semua artikelnya. Kalo pun masih belum memuaskan, saya masih membuka ruang diskusi untuk tanya-jawab mengenai digital marketing dan bisnis online lainnya.

landing page mastery

Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mendaftar mentong Landing Page Mastery melalui link saya. Insya allah saya akan siap membantu teman-teman untuk riset target market sesuai dengan produk yang teman-teman promosikan. Tentunya dengan mempraktikkan terlebih dulu modul-modul yang ada di halaman member area Landing Page Mastery ini.

Kali ini, saya akan mencoba memberikan sedikit di antara banyak benefit atau alasan kenapa teman-teman harus ikutan mentoring Mungkin cuman 3, tapi saya harap bisa mewakili benefit mentoring ini secara garis besar. Terutama untuk teman-teman yang masih ragu untuk ikutan mentoring ini.

Silakan disimak pelan-pelan, ya!

1. Langsung Dari Praktisi

Hal pertama yang paling membedakan mentoring ini dari yang lain adalah mentornya. Mas Adhitya Tri adalah seorang digital marketer yang sudah bergerak di bidang ini selama kurang lebih 6 tahun lamanya. Jadi internet marketing adalah dunia yang disentuh oleh Mas Adhit sehari-hari, kayak saya juga tapi saya baru 1 tahun hehehe..

Nah, karena kita belajar langsung dari praktisinya, maka kita bisa bebas tanya-tanya masalah yang akan kita temukan dari hasil praktik kelas mentoring ini. Jadi pertanyaan dan masalah kita akan dijawab berdasarkan praktik lapangan bukan sekadar tau teorinya aja.

2. Dapat GRATIS AKSES TOOLS SNAPIXA 6 BULAN

Buat yang ga tau snapixa, ini tools buatan Mas Adhit dan kawan-kawan asli dari Indonesia. Jadi Snapixa adalah sebuah tools pembuat landing page tanpa menggunakan domain ataupun hosting. Jadi buat teman-teman yang malas untuk menyewa domain dan hosting bisa langsung gunakan snapixa ini secara gratis setelah terdaftar sebagai peserta mentoring Landing Page Mastery.

Disclaimer: saya bukan pengguna snapixa, karena saya sudah memiliki domain dan hosting sendiri. Jadi buat teman-teman yang tanya soal snapixa saya ga bisa jawab terlalu detail. Ada kelebihan dan kekurangannya untuk setiap pilihan kok teman-teman. Teman-teman bisa mempertimbangkan melalui perhitungan ekonomi atau dari sisi waktunya ya.

3. Landing Page Mastery Bisa Diikuti Oleh Semua Online Marketer

Buat teman-teman yang merasa masih gaptek, ga perlu minder untuk ikutan mentoring ini. Karena materinya udah disusun secara terstruktur dan sistematis oleh tim dari LPM, jadi ga perlu khawatir akan merasa ketinggalan ikutan mentoringnya. Jadi materinya bisa dipelajari dari newbie gaptek sampai mastah expert. Materi Landing Page Mastery teman-teman akan diajarkan membuat landing page dari NOL BANGET sampai punya LP yang berkonversi tinggi.

Teman-teman yang mendaftar jadi peserta LPM melalui link saya atau mendaftar LPM menggunakan kupon diskon DEMASTAH maka teman-teman akan saya bantu untuk riset target market sesuai dengan produknya. Tentunya dibantu dengan hasil praktik membuat landing page yang berkonversi tinggi di Landing Page Mastery.

***

Semoga dengan penjelasan benefit Landing Page Mastery ini bisa meyakinkan teman-teman yang masih ragu untuk daftar Landing Page Mastery. Karena LPM akan ditutup penjualannya setelah 12 November 2019. Iya penjualannya akan ditutup, bukan harga naik ya teman-teman. Jadi buat teman-teman yang masih mikir untuk menunda-nunda action batas deadline hanya sampai tanggal 12 saja.

Sebagai pemilik bisnis online, upgrade pengetahuan dan ilmu bisnis itu penting. Biar bisnis kita jadi lebih berkembang dan semakin meningkatkan profit kita. Aamiin.

4 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Landing Page

4 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Landing Page

Kalo punya produk baru untuk bisnis online kita, dimana temen-temen meletakkan produknya? Ada yang bikin postingan baru di instagram mungkin, ada yang kasih tau infonya di blog khusus toko onlinenya juga mungkin. Tapi sebenarnya ada 1 tempat yang bisa dimaksimalkan untuk menjelaskan produk baru kita secara efisien.

4 kesalahan membuat landing page

Sebenarnya ada banyak media, tapi penggunaan landing page lebih disarankan sebagai sarana promosi produk. Kenapa? Salah satu keuntungannya adalah akses cepat ke halamannya, karena ga terlalu banyak elemen yang harus di load dalam 1 waktu.

Pastinya temen-temen pengen bikin landing page yang bagus dan menarik, kan? Kita perlu tau kesalahan-kesalahan apa saja yang harus dihindari dalam pembuatan landing page. Silakan disimak:

1. Load Speed Lambat

Kebanyakan orang akan menutup halaman yang diliatnya setelah 5 detik menunggu tapi halamannya tidak terbuka. Wajar banget sih, karena halaman yang lemot bikin orang malas menunggu, kecuali emang niat banget untuk dapatin infonya. Makanya kita mesti punya halaman dengan kecepatan load yang maksimal.

Untuk menguji kecepatan load sebuah halaman, teman-teman bisa menggunakan Google PageSpeed. Dengan fitur dari google ini, kita bisa ngeliat nilai sebuah halaman yang kita buat. Kerennya lagi, Google PageSpeed juga akan kasih rekomendasi ke kita, apa saja yang harus dilakukan untuk menghasilkan sebuah halaman yang teroptimasi secara kecepatan loading.

2. Desain Yang Berantakan

Kesalahan nomor 2 yang sering dilakukan ketika membuat sebuah landing page adalah desain yang berantakan. Saya sering banget liat orang suka asal-asalan bikin landing page. Kalo kita aja promosinya ga pake hati, gimana produk kita bisa nyentuh hati orang untuk bisa beli? Bener ga?

Untuk menghindari hal itu, teman-teman harus banyak meliat referensi landing page yang bagus, atau minimal betah ngeliatnya. Kalo masih bingung juga cara bikin landing page teman-teman bisa ikutan mentoring membuat landing page dari NOL banget sampai bisa menghasilkan konversi ikutan aja. Biar nanti dibimbing bikin landing page dari awal.

3. Headline Yang Jelek

Judul ga menarik udah pasti bikin orang ga tertarik untuk membaca lanjutannya. Karena headline adalah hal yang pertama kali dibaca oleh calon pelanggan kita. Untuk mencari headline menarik kita harus sering-sering melihat referensi landing page dari brand terkenal atau orang yang kita kenal jago jualan di media sosial.

Biasanya, trik paling ampuh adalah meletakkan pain (masalah) pada headline. Misal, teman-teman lagi promosi produk herbal pelangsing badan. Maka headline yang bagus adalah yang langsung menyentuh masalah dari target market kita. “Inilah solusi turunkan berat badan paling ampuh hanya dalam 3 minggu”, misalnya.

4. CTA Yang Ga Mudah Dilihat

Ini yang sering dilupakan sama pembuat landing page. Sering banget saya liat tombol CTA-nya ada di bagian paliiiiing bawah banget dari sebuah landing page. Niatnya bagus karena pengen calon buyernya teredukasi dulu dengan info yang sudah diberikan. Tapi seperti yang kita tau, orang Indonesia itu rata-rata pada malas baca. Udah dikasih tau di website eh begitu masuk di WA tanya lagi hal yang sama. Padahal udah ada di depan matanya informasinya.

Jadi daripada ribet ngejelasin panjang-panjang baru mereka klik tombol CTA, mending dikasih liat duluan di bagian atas. Kalo saya sih biasanya tempat tombol CTAnya floating alias mengapung. Jadi sejauh apapun calon buyer skrolling landing page, tombol CTA-nya akan “ngejar” mereka untuk minta diklik. Asyik kan? Hehehe..

Tapi tetap ya posisinya harus diletakkan senatural mungkin. Informasi utama harus tetap terlihat dengan jelas oleh mata mereka. Biar mereka ga terganggu pandangannya dan ga ilfil ngeliat landing page kita.

***

Itu tadi 4 kesalahan yang sering dilakuin ketika membuat sebuah landing page promosi. Semoga teman-teman bisa tercerahkan dengan adanya informasi ini, ya. Silakan bagikan artikel ini ke teman 1 grup whatsapp, telegram, channel telegram, grup line, grup facebook dan grup bisnis manapun. Karena ini informasi gratis jadi boleh disebarkan secara gratis. Tapi bukan copas ya!

Pertanyaan buat teman-teman:

Headline yang bagus itu kayak gimana kalo menurut kalian?

Komen di bawah nanti akan saya baca.

Terima kasih sudah menyimak artikel ini sampai habis!

3 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat Landing Page Bisnis Online Anda

3 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat Landing Page Bisnis Online Anda

Dalam membuat sebuah landing page, ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Mulai dari copywritingnya, desainnya kayak gimana, gambar/foto apa yang harus dimasukkin. Pasti pusing banget mikirinnya, apalagi kalo kita ngerjain semuanya sendirian.

Ada yang mati-matian jualan template landing page berkonversi tinggi dan menjanjikan income dengan cepat. Ya bisa aja sih dia mengklaim bisa menghasilkan income dengan cepat, tapi ga boleh juga mengabaikan komponen di dalamnya yang sangat berpengaruh sama konversi. Sebagai pebisnis online pemula, kita ga boleh tergiur dengan janji yang dituliskan sama mereka, harus bisa menganalisa terlebih dulu.

Ga masalah teman-teman mau bikin landing page dari template yang dibeli ataupun memulainya dari NOL banget. Kita masih bisa mengalami kesalahan-kesalahan ini dalam membuat landing page. Terutama dalam hal desain landing pagenya. Tapi selain desain ada juga kesalahan lainnya.. Apa saja itu? Mari kita simak sama-sama

1. Pesan Yang Tidak Jelas

Ga punya landing page bikin produk kita mengambang ga jelas di lautan pembeli. Ibaratnya dia ga tau siapa pemiliknya, yang pengen beli juga bingung pengen ambilnya gimana. Ini akan jadi masalah kalo dibiarkan begitu terus. Kita harus bisa membuat sebuah cerita yang menarik tentang produk kita.

Gimana bikin cerita itu menarik? Salah satu caranya adalah menentukan secara spesifik dan detail siapa saja orang yang bisa memiliki produk kita. Kalo selama ini kita cuman taunya produk kita itu bisa dimiliki semua orang, mulai sekarang kita harus mengkerucutkan orang yang bisa memiliki produk itu. Dengan begini kita akan lebih mudah membuat sebua cerita yang minimal menarik perhatian calon pelanggan dan kemudian meningkatkan konversi penjualan.

Contohnya aja teman-teman jualan produk digital. Kita akan jual kepada 2 orang yang berbeda, yang 1 adalah bisnis owner yang lebih berorientasi bisnis ketika ingin berinvestasi kepada suatu barang/produk. Orang ke-2 adalah orang dengan kemampuan finansial yang cukup untuk memiliki produk itu. Dia meliat seberapa banyak waktu yang bisa dihemat ketika memiliki produk itu.

Tentunya kita bisa membuat 2 cerita yang berbeda, kan? Ga bisa 1 cerita untuk semua. Sudah mulai paham ya?

2. Layout/Tampilan Yang Amburadul

Ketika mempromosikan sebuah produk, penampilan visual menjadi faktor penentu yang paling utama. Ketika layout sebuah halaman berantakan, orang udah pasti malas untuk baca info di dalamnya. Ga perlu terlalu idealis dengan memasukkan semua elemen yang menurut kamu keren tapi ternyata mengganggu orang untuk mendapatkan detail informasi produk kita.

Cukup perlihatkan tampilan sederhana yang lebih membuat orang fokus untuk membaca info di dalamnya. Itu akan lebih baik daripada memberikan elemen-elemen tidak penting. Karena landing page itu haruslah tampilannya sederhana dengan tombol navigasi yang minimal. Bahkan kalo perlu cuman 1 tombol doang, “beli sekarang” atau “order sekarang” yang bisa diklik.

3. CTA Yang Diabaikan Oleh Calon Pelanggan

Ini yang paling parah sih. CTA itu adalah kunci utama terjadinya konversi penjualan di landing page kita. Kalo tombol ini diabaikan, gimana bisa dapat profit?

Ini yang mesti yang diperbaiki di halaman penjualan kita. Tonjolkan tombol CTA lebih berbeda daripada informasi yang lain. Tapi letaknya tetap tidak boleh mengganggu penglihatan calon pelanggan untuk mendapatkan info lebih lanjut. Tempatkan CTA dengan posisi yang natural, di bagian atas bawah landing page adalah posisi yang paling baik.

Kalo pengalaman saya sih, biasanya tombol CTA saya buat floating alias mengapung di landing page. Jadi sejauh apapun calon buyer menggulirkan halaman produk, tombol CTA akan selalu berada di area penglihatannya. Jadi seolah-olah dia dikejar-kejar tombol itu untuk segera klik dan masuk sebagai database saya ke whatstapp. Tinggal mainkan teknik closing deh untuk bisa terjadi konversi penjualan. Keren ga tuh?

***

Bikin landing page sebetulnya gampang-gampang susah. Gampang kalo udah ngerti anatomynya kayak gimana. Susah kalo belum pernah bikin sama sekali. Oleh karena itu, buat teman-teman yang masih bingung gimana caranya belajar membuat landing page yang berkonversi tinggi, saya sarankan untuk ikutan mentoring online landing page mastery.

Di sana teman-teman akan diajarkan gimana caranya membuat landing page dari NOL BANGET dengan singkat cepat dan berkonversi tinggi. Saya juga akan bantu riset target market teman-teman yang ikutan landing page mastery melalui link yang saya berikan barusan. Jadi ga perlu repot lagi untuk memasarkan produknya menggunakan metode yang sudah diajarkan pada mentoring online ini.

 

error: Jangan coba-coba