4 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Landing Page

4 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Landing Page

Kalo punya produk baru untuk bisnis online kita, dimana temen-temen meletakkan produknya? Ada yang bikin postingan baru di instagram mungkin, ada yang kasih tau infonya di blog khusus toko onlinenya juga mungkin. Tapi sebenarnya ada 1 tempat yang bisa dimaksimalkan untuk menjelaskan produk baru kita secara efisien.

4 kesalahan membuat landing page

Sebenarnya ada banyak media, tapi penggunaan landing page lebih disarankan sebagai sarana promosi produk. Kenapa? Salah satu keuntungannya adalah akses cepat ke halamannya, karena ga terlalu banyak elemen yang harus di load dalam 1 waktu.

Pastinya temen-temen pengen bikin landing page yang bagus dan menarik, kan? Kita perlu tau kesalahan-kesalahan apa saja yang harus dihindari dalam pembuatan landing page. Silakan disimak:

1. Load Speed Lambat

Kebanyakan orang akan menutup halaman yang diliatnya setelah 5 detik menunggu tapi halamannya tidak terbuka. Wajar banget sih, karena halaman yang lemot bikin orang malas menunggu, kecuali emang niat banget untuk dapatin infonya. Makanya kita mesti punya halaman dengan kecepatan load yang maksimal.

Untuk menguji kecepatan load sebuah halaman, teman-teman bisa menggunakan Google PageSpeed. Dengan fitur dari google ini, kita bisa ngeliat nilai sebuah halaman yang kita buat. Kerennya lagi, Google PageSpeed juga akan kasih rekomendasi ke kita, apa saja yang harus dilakukan untuk menghasilkan sebuah halaman yang teroptimasi secara kecepatan loading.

2. Desain Yang Berantakan

Kesalahan nomor 2 yang sering dilakukan ketika membuat sebuah landing page adalah desain yang berantakan. Saya sering banget liat orang suka asal-asalan bikin landing page. Kalo kita aja promosinya ga pake hati, gimana produk kita bisa nyentuh hati orang untuk bisa beli? Bener ga?

Untuk menghindari hal itu, teman-teman harus banyak meliat referensi landing page yang bagus, atau minimal betah ngeliatnya. Kalo masih bingung juga cara bikin landing page teman-teman bisa ikutan mentoring membuat landing page dari NOL banget sampai bisa menghasilkan konversi ikutan aja. Biar nanti dibimbing bikin landing page dari awal.

3. Headline Yang Jelek

Judul ga menarik udah pasti bikin orang ga tertarik untuk membaca lanjutannya. Karena headline adalah hal yang pertama kali dibaca oleh calon pelanggan kita. Untuk mencari headline menarik kita harus sering-sering melihat referensi landing page dari brand terkenal atau orang yang kita kenal jago jualan di media sosial.

Biasanya, trik paling ampuh adalah meletakkan pain (masalah) pada headline. Misal, teman-teman lagi promosi produk herbal pelangsing badan. Maka headline yang bagus adalah yang langsung menyentuh masalah dari target market kita. “Inilah solusi turunkan berat badan paling ampuh hanya dalam 3 minggu”, misalnya.

4. CTA Yang Ga Mudah Dilihat

Ini yang sering dilupakan sama pembuat landing page. Sering banget saya liat tombol CTA-nya ada di bagian paliiiiing bawah banget dari sebuah landing page. Niatnya bagus karena pengen calon buyernya teredukasi dulu dengan info yang sudah diberikan. Tapi seperti yang kita tau, orang Indonesia itu rata-rata pada malas baca. Udah dikasih tau di website eh begitu masuk di WA tanya lagi hal yang sama. Padahal udah ada di depan matanya informasinya.

Jadi daripada ribet ngejelasin panjang-panjang baru mereka klik tombol CTA, mending dikasih liat duluan di bagian atas. Kalo saya sih biasanya tempat tombol CTAnya floating alias mengapung. Jadi sejauh apapun calon buyer skrolling landing page, tombol CTA-nya akan “ngejar” mereka untuk minta diklik. Asyik kan? Hehehe..

Tapi tetap ya posisinya harus diletakkan senatural mungkin. Informasi utama harus tetap terlihat dengan jelas oleh mata mereka. Biar mereka ga terganggu pandangannya dan ga ilfil ngeliat landing page kita.

***

Itu tadi 4 kesalahan yang sering dilakuin ketika membuat sebuah landing page promosi. Semoga teman-teman bisa tercerahkan dengan adanya informasi ini, ya. Silakan bagikan artikel ini ke teman 1 grup whatsapp, telegram, channel telegram, grup line, grup facebook dan grup bisnis manapun. Karena ini informasi gratis jadi boleh disebarkan secara gratis. Tapi bukan copas ya!

Pertanyaan buat teman-teman:

Headline yang bagus itu kayak gimana kalo menurut kalian?

Komen di bawah nanti akan saya baca.

Terima kasih sudah menyimak artikel ini sampai habis!

3 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat Landing Page Bisnis Online Anda

3 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat Landing Page Bisnis Online Anda

Dalam membuat sebuah landing page, ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Mulai dari copywritingnya, desainnya kayak gimana, gambar/foto apa yang harus dimasukkin. Pasti pusing banget mikirinnya, apalagi kalo kita ngerjain semuanya sendirian.

Ada yang mati-matian jualan template landing page berkonversi tinggi dan menjanjikan income dengan cepat. Ya bisa aja sih dia mengklaim bisa menghasilkan income dengan cepat, tapi ga boleh juga mengabaikan komponen di dalamnya yang sangat berpengaruh sama konversi. Sebagai pebisnis online pemula, kita ga boleh tergiur dengan janji yang dituliskan sama mereka, harus bisa menganalisa terlebih dulu.

Ga masalah teman-teman mau bikin landing page dari template yang dibeli ataupun memulainya dari NOL banget. Kita masih bisa mengalami kesalahan-kesalahan ini dalam membuat landing page. Terutama dalam hal desain landing pagenya. Tapi selain desain ada juga kesalahan lainnya.. Apa saja itu? Mari kita simak sama-sama

1. Pesan Yang Tidak Jelas

Ga punya landing page bikin produk kita mengambang ga jelas di lautan pembeli. Ibaratnya dia ga tau siapa pemiliknya, yang pengen beli juga bingung pengen ambilnya gimana. Ini akan jadi masalah kalo dibiarkan begitu terus. Kita harus bisa membuat sebuah cerita yang menarik tentang produk kita.

Gimana bikin cerita itu menarik? Salah satu caranya adalah menentukan secara spesifik dan detail siapa saja orang yang bisa memiliki produk kita. Kalo selama ini kita cuman taunya produk kita itu bisa dimiliki semua orang, mulai sekarang kita harus mengkerucutkan orang yang bisa memiliki produk itu. Dengan begini kita akan lebih mudah membuat sebua cerita yang minimal menarik perhatian calon pelanggan dan kemudian meningkatkan konversi penjualan.

Contohnya aja teman-teman jualan produk digital. Kita akan jual kepada 2 orang yang berbeda, yang 1 adalah bisnis owner yang lebih berorientasi bisnis ketika ingin berinvestasi kepada suatu barang/produk. Orang ke-2 adalah orang dengan kemampuan finansial yang cukup untuk memiliki produk itu. Dia meliat seberapa banyak waktu yang bisa dihemat ketika memiliki produk itu.

Tentunya kita bisa membuat 2 cerita yang berbeda, kan? Ga bisa 1 cerita untuk semua. Sudah mulai paham ya?

2. Layout/Tampilan Yang Amburadul

Ketika mempromosikan sebuah produk, penampilan visual menjadi faktor penentu yang paling utama. Ketika layout sebuah halaman berantakan, orang udah pasti malas untuk baca info di dalamnya. Ga perlu terlalu idealis dengan memasukkan semua elemen yang menurut kamu keren tapi ternyata mengganggu orang untuk mendapatkan detail informasi produk kita.

Cukup perlihatkan tampilan sederhana yang lebih membuat orang fokus untuk membaca info di dalamnya. Itu akan lebih baik daripada memberikan elemen-elemen tidak penting. Karena landing page itu haruslah tampilannya sederhana dengan tombol navigasi yang minimal. Bahkan kalo perlu cuman 1 tombol doang, “beli sekarang” atau “order sekarang” yang bisa diklik.

3. CTA Yang Diabaikan Oleh Calon Pelanggan

Ini yang paling parah sih. CTA itu adalah kunci utama terjadinya konversi penjualan di landing page kita. Kalo tombol ini diabaikan, gimana bisa dapat profit?

Ini yang mesti yang diperbaiki di halaman penjualan kita. Tonjolkan tombol CTA lebih berbeda daripada informasi yang lain. Tapi letaknya tetap tidak boleh mengganggu penglihatan calon pelanggan untuk mendapatkan info lebih lanjut. Tempatkan CTA dengan posisi yang natural, di bagian atas bawah landing page adalah posisi yang paling baik.

Kalo pengalaman saya sih, biasanya tombol CTA saya buat floating alias mengapung di landing page. Jadi sejauh apapun calon buyer menggulirkan halaman produk, tombol CTA akan selalu berada di area penglihatannya. Jadi seolah-olah dia dikejar-kejar tombol itu untuk segera klik dan masuk sebagai database saya ke whatstapp. Tinggal mainkan teknik closing deh untuk bisa terjadi konversi penjualan. Keren ga tuh?

***

Bikin landing page sebetulnya gampang-gampang susah. Gampang kalo udah ngerti anatomynya kayak gimana. Susah kalo belum pernah bikin sama sekali. Oleh karena itu, buat teman-teman yang masih bingung gimana caranya belajar membuat landing page yang berkonversi tinggi, saya sarankan untuk ikutan mentoring online landing page mastery.

Di sana teman-teman akan diajarkan gimana caranya membuat landing page dari NOL BANGET dengan singkat cepat dan berkonversi tinggi. Saya juga akan bantu riset target market teman-teman yang ikutan landing page mastery melalui link yang saya berikan barusan. Jadi ga perlu repot lagi untuk memasarkan produknya menggunakan metode yang sudah diajarkan pada mentoring online ini.

 

Landing Page Untuk Pebisnis Online

Landing Page Untuk Pebisnis Online

sBanyak para internet marketer dan pebisnis online yang masih belum mengerti apa itu landing page. Padahal Halama ini fungsinya cukup vital dalam membantu konversi penjualan sebuah produk bisnis, baik itu digital maupun produk fisik.

pengertian landing page

Kalo toko online teman-teman masih belum punya landing page, saya sarankan untuk segera dibuatin aja landing pagenya. Kenapa? Salah satu fungsi paling penting adalah meningkatkan rasio konversi penjualan produk kita, lho.

Coba bayangkan, ketika ga punya landing page konversi penjualan produk kita cuman 45% misalnya. Kalo udah punya konversi kita bisa meningkatkan sampai 65% lho! Keren ga tuh?

Daritadi ngomongin landing page mulu, emang itu makanan jenis baru?

Pengertian Landing Page

Halaman dalam website yang didesain khusus dengan mindset marketing. Biasanya halaman ini yang akan ditampilkan ketika mendatangkan traffic atau kunjungan situs dari hasil pencarian berbayar. Kalo saya nyebutnya itu halaman edukasi buat calon buyer. Intinya mengedukasi mereka sebelum mereka memutuskan untuk membeli produk kita.

Terus bedanya sama website apa?

Sederhananya gini, website itu alamat rumah kita. Jadi ada nomer rumah, nama jalannya, nama komplek gitu-gitu lah. Jadi website itu tampilannya lebih umum, nunjukkin halaman depan rumah kita.

Nah kalo landing page nunjukkin hal yang lebih spesifik daripada website. Halaman ini menampilkan isi dari rumah kita secara spesifik. Jadi kalo website nunjukkin halaman depan rumah kita, maka LP nunjukkin bagian dalam dari rumah, misalnya kamar tamu, ruang tamu, dan isi rumah lainnya.

Fungsi Landing Pages

Landing page ada beberapa fungsi utama. Pertama fungsinya bisa dipakai untuk ngumpulin data pengunjung potensial atau leadsLeads ini adalah data yang dijaga banget sama pemilik bisnis. Apalagi kita sebagai pebisnis online, database leads ini penting banget disimpan.

Fungsi ke-2 juga akan mempercepat transaksi produk kita. Halaman ini bisa mempercepat transaksi karena minim distraksi/gangguan. Ga ada tombol menu, iklan, atau apapun jadi buyer ga akan ‘diganggu’ dengan visual lainnya. Dengan adanya LP calon pelanggan akan fokus melihat dan membaca penawaran yang kita tuliskan di sana.

Jenis Landing Pages

Ada beberapa jenis LP yang secara umum digunakan para pebisnis online. Pertama ada yang namanya lead generation landing page dan yang kedua ada yang namanya click through landing page. Saya akan jabarkan satu per satu, silakan disimak:

Lead Generation Landing Pages

Fungsi utamanya adalah mengumpulkan data calon pelanggan. Biasanya sih nama dan email aktif. Nah kedua data ini kemudian disimpan untuk keperluan bisnis kita dan merawat hubungan dengan calon pelanggan. Dengan email aktif tersebut, para owner bisnis memberikan info promosi, diskon berita, artikel blog dan lain sebagainya. Cara ini biasanya dipakai untuk bisnis yang punya target market menengah ke atas.

Click Through Landing Page

Halaman ini biasanya ditampilkan di website e-commerce. Biasanya menampilkan tombol “pilih sekarang” atau “beli sekarang” dan lainnya. Tombol navigasi yang terbatas  memperkecil kemungkinan pengunjung untuk keluar dari halaman ini.  Tujuannya tidak lain adalah menggiring calon pelanggan untuk melakukan pembelian di halaman tersebut.

Nah setelah mengetahui semua itu, apa temen-temen jadi semakin tertarik untuk punya landing page untuk produknya sendiri? Harusnya sih gitu, ya? Kalau teman-teman masih bingung gimana caranya bikin LP yang bisa meningkatkan konversi, saya ada rekomendasi  mentoringnya.

Namanya , penjelasan singkat tentang mentoring ini akan membantu teman-teman membuat LP dari NOL hingga menjadi konversi penjualan yang cepat, singkat dan tepat. Kalo teman-teman ambil kelas mentoring ini, saya akan bantu untuk mencarikan target market yang cocok dengan produk yang akan teman-teman jual menggunakan materi praktik dari mentoring ini, asyik kan?

Terima kasih sudah menyimak artikel ini, sampai ketemu di artikel lainnya!

Tips Membuat Video Marketing Yang Sukses

Tips Membuat Video Marketing Yang Sukses

Pasti diantara temen-temen ada yang belum pernah sama sekali bikin konten untuk video marketing kan? Pasti awalnya takut dan khawatir materinya jelek dan ga ditonton sama orang. Tenang aja, kali ini saya akan coba membagikan tips membuat video marketing buat temen-temen semuanya. Semoga dengan mempraktikkan tips ini, teman-teman bisa dapat inspirasi dan bisa meningkatkan konversi penjualannya lebih baik. Aamiin.

1. Buat Rencana

Langkah awal untuk membuat sebuah video promosi yang berhasil adalah menyiapkan rencana. Salah satu cara untuk mempermudah merencanakan konten apa yang akan dibuat adalah memecahnya menjadi corong pemasaran (sales funnel).  Jawaban dari pertanyaan berikut akan menentukan konten/hal spesifik apa yang akan dimasukkan ke dalam video marketing temen-temen nantinya:

  • Bagaimana konten video kita bisa menarik audiens?
  • Apa saja detail-detail yang tidak ditampilkan kompetitor yang bisa kita tampilkan di video promosi?
  • Gimana dan dimana video kita dikirim, ditonton dan digunakan?

2. Fokus Pada Penjelasannya Bukan Penjualannya

Kesalahan paling mendasar yang sering kita lakukan ketika membuat promosi adalah terlalu fokus sama produknya, bukan benefitnya. Jangan biarkan brand kita mengganggu apa yang ingin didapatkan oleh konsumen. Fokuslah pada penjelasan benefit yang akan didapatkan, bukan sama produk/penjualannya.

Fokus pada nilai yang akan kita kasih kepada buyer kita. Maksimalkan video kita untuk bisa menyentuh emosi mereka dan tertarik untuk menjadi pembeli. Di bagian akhir video bisa kita masukkan CTA untuk mengajak mereka order/pesan produk kita.

3. Pastikan Video Jelas, Padat, dan Singkat

Berdasarkan statistik yang dibuat oleh VideoBrewery, seperlim dari audiens cenderung meninggalkan video promosi setelah 10 detik pertama. Maka dari itu, sangat direkomendasikan untuk membuat konten video marketing yang singkat dan to the point. Video dengan durasi maksimal 2 menit terbukti lebih banyak mengundang interaksi dan konversi.

4. Bangun Rasa Penasaran

Pancing rasa ingin tahu penonton dengan menggunakan metode pertanyaan dan pakai sesuatu yang bisa menggoda perhatian mereka. Video kita harus menggambarkan value dari brand kita dan menjawab pertanyaan “kenapa mereka (buyer) harus nonton video ini?” Harus nonton apa karna bisa bikin ketawa? Menginspirasi? Atau memberikan informasi baru?

5. Sertakan CTA (Call To Action)

Semua konten marketing, apalagi bisnis online kayak kita harus kudu wajib banget ada CTA-nya. Yang sering dilakukan adalah meletakkan CTA di bagian akhir video sebelum durasi video habis. Ini tempat yang strategis, tapi jangan membatasi opsi hanya pada akhir video saja. Karena ga semua orang menonton video promosi kita sampai habis.

Ada juga yang meletakkan CTA di bagian isi/tengah-tengah video. Tepat ketika dimana penonton terlibat dengan konten kita. Tapi hati-hati menempatkan CTA di tengah-tengah video. Ajakan untuk membeli itu ga boleh mengganggu perhatian penonton terhadap isi dari video kita. Pastiin kalo CTA itu letaknya natural dan sesuai dengan isi dari video kita.

***

Untuk bikin video marketing yang bagus sebenarnya ga perlu repot. Cukup pake template video dari Animasi Studio juga bisa kok. Mumpung ada promo diskon 50% pake kode kupon dari saya: DEMASTAH (khusus untuk 10 orang pertama saja). Promo diskon termurah ini hanya sampai tanggal 2 Oktober 2019 aja. Setelah itu harganya akan naik banget.

Terima kasih udah baca artikel tentang tips video marketing sampai habis. Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman yang membacanya. Kalo ada kritik/saran/pertanyaan tentang artikel ini ga perlu sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar ya!

Alasan Pentingnya Video Marketing Bisnis Online Anda!

Alasan Pentingnya Video Marketing Bisnis Online Anda!

Video marketing adalah semua jenis video yang kita rekam untuk aktivitas promosi bisnis online kita. Nah sekarang ini tuh video marketing lagi banyak diminati sebagai salah satu alat ampuh untuk promosi bisnis onlinenya. Saya yakin ga semua setuju hal ini, karena masih ga yakin apakah video marketing teknik yang works ata ga.

Nah kali ini saya pengen ngasih tau alasan penting kenapa kita perlu menggunakan video sebagai strategi marketing. Silakan disimak pelan-pelan, ya!

1. Video Meningkatkan Konversi dan Penjualan

Nambahin video di landing page/website kita sendiri untuk bisa meningkatkan konversi kita di internet. Studi mengatakan bahwa 74% pengguna yang nonton video review sebuah produk cenderung tergerak untuk membeli produk tersebut.

Gimanapun, mata manusia adalah yang paling dominan ketika menilai sebuah produk/barang. Sebagian besar informari di otak kita bersifat visual. Jadi kalo gambar aja bisa mengundang interkasi, apalagi kalo pake video, ya ga?

2. Video Dapat Digunakan Dalam Berbagai Metode Promosi

Kalo ngomongin video marketing atau strategi digital marketing secara umum, pasti cendrung mikirnya langsung ke video youtube kan? Padahal, video marketing itu ga cuman bisa dipasang di youtube doang. Beberapa tempat yang bisa dipakai untuk bisa menggunakan video marketing adalah sebagai berikut:

  1. Halaman Utama Website
  2. Video deskripsi produk
  3. Landing page
  4. Artikel blog
  5. Webinar

Saat ini yang paling efektif menggunakan video marketing untuk bisnis online adalah menggunakan strategi digital marketing video di media sosial seperti facebook, twitter dan instagram.

3. Video Marketing Bisa Menjelaskan Semuanya

Kalo punya produk baru dalam waktu dekat bikin video yang menunjukkan cara kerja produk atau jasa itu. Karena sekarang sebagian besar pengguna internet cenderung kenal dan mempelajari suatu produk melalui media video.

Apa konsep layanan bisnis/produk teman-teman cukup sulit dijelaskan secara langsung? Bikin pake video animasi aja. Kalo ga bisa bikin sendiri, pake template video animasi di Animasi Studio. Bikinnya gampang, tinggal edit — export — upload. Ga ngerti video editing pun bisa makenya. Tinggal utak atik di software power point doang.

Video animasi bisa menyampaikan apa yang tidak bisa dilakukan oleh teks promosi. Menurut saya, video animasi adalah kombinasi sempurna antara hiburan, kesederhanaan dan nostalgia.

4. Video Marketing Dapat Membangun Kepercayaan

Kepercayaan adalah fondasi awal kita berbisnis dan terjadinya konversi terhadap produk yang kita jual. Seluruh konsep marketing online didasarkan pada kepercayaan dan menciptakan hubungan jangka panjang. Nah sekarang giliran temen-temen yang ngasih informasi menarik kepada calon pelanggan dan membuat mereka percaya sama kita.

Konten video memungkinkan kita untuk melibatkan emosi penonton dan memicu mereka untuk membeli produk kita. Asik kan? Kalo ngomongin audiens, youtubers bisa dibilang salah satu tokoh yang bisa memisahkan jarak antara seorang ‘terkenal’ dengan audiens atau fansnya.

Kenapa video marketing yang dilakukan sama youtubers bisa mendapatkan konversi penjualan yang tinggi? Karena video yang mereka upload berhasil menumbuhkan kepercayaan audiens.

Masih banyak konsumen yang skeptis dan ga percaya untuk membeli produk secara online. Padahal udah zaman digital begini, ya ga sih? Apa-apa udah online, tapi masih ada yang ga percaya. Nah tugas kita adalah membuat para calon buyer ini percaya sama kita dengan menggunakan teknik video marketing. Tentu aja video promosi yang diperlihatkan harus efektif untuk menciptakan pendekatan individual dan berhasil mendapatkan kepercayaan audiens untuk membuat mereka berani membeli barang secara online.

5. Dapat Menjangkau Pembeli Yang Pemalas

Video merupakan sebuah tools yang bagus banget untuk dipakai sebagai tempat belajar dan juga gampang untuk dimengerti. Sekarang orang pada malas untuk baca deskripsi panjang-panjang. Apalagi baca captio di instagram. Saya udah pernah coba, ga ada yang pernah baca sampai habis hahaha..

Digital marketing dengan menggunakan video dapat menjangkau audiens dengan lebih luas dan dari berbagai kalangan. Bahkan pembeli pemalas pun bisa dijangkau dengan video marketing seperti ini. Mereka bisa lebih kenal produk kita tanpa harus kehabisan waktu untuk sekadar baca teks promosi yang ngebosenin dari kita.

error: Jangan coba-coba