FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

Pernahkah anda memikirkan apa yang membuat seseorang memutuskan untuk membeli sebuah produk?

Atau pernahkah anda mencoba mencari sebab kenapa anda bisa membeli sebuah barang yang sebetulnya anda sendiri tidak terlalu membutuhkannya saat ini?

FAKTOR YANG MEMBUAT ORANG MEMBELI PRODUK BISNIS ONLINEMU

Sebagai pebisnis online, pemikiran-pemikiran seperti itu sudah seharusnya kita lakukan ketika ingin mempromosikan sebuah produk. Kita harus berpikir layaknya orang yang ingin membeli. Kebanyakan orang justru malah terbalik, mereka hanya fokus ke produk yang dijual. Ga peduli marketnya ini butuhnya apa atau istilah kasarnya “gue ga peduli elu, yang penting lu beli barang gue”

Ga bisa gitu, dong. Kalo kamu mau jualan yang terpenting adalah orang yang ingin membeli produkmu. Ketika kamu berpikirnya hanya produk produk produk saja, sama saja kamu abai dengan pembelimu sendiri. Akibatnya ya bisa ditebak, akhirnya ga ada yang beli.

Jadi apa yang bisa bikin seseorang memutuskan untuk membeli sebuah produk?

Personal Brand

Ada yang memutuskan membeli karena penjualnya siapa. Yang ini pengaruh dari personal brand yang sudah dibangun sejak sekian lama. Produknya bisa sama, harganya sama, maka personal branding lah yang menentukan kepada siapa pembeli melakukan transaksinya.

Oleh karena itu penting banget membangun personal brand di bisnis online. Karena semakin kuat personal brand kamu di media sosial, maka semakin mudah orang mengenalimu. Kalo orang udah kenal, maka semakin mudah terjadi transaksi/penjualan produkmu di bisnis online.

Promo

Kalo bukan penjualnya yang menentukan pengambilan keputusan seorang pembeli, maka promo adalah faktor lainnya yang bisa kamu manfaatkan. Promo yang kamu lakukan sebisa mungkin tidak mengurangi profitmu terlalu banyak. Kalo terlalu banyak nanti kamu malah ga bisa ngembangin bisnismu.

Salah satu tujuan promo kan memanfaatkan warm market yang sebelumnya mau beli tapi masih terkendala di dana/uangnya belum ada. Buatlah promo semenarik mungkin, kalo bisa lakukan promo bertepatan dengan hari-hari besar. Misalnya promo kemerdekaan atau promo HARBOLNAS.

Testimoni

Salah satu yang membuat calon pembeli percaya bahwa anda adalah penjual yang amanah adalah testimoni. Maka dari itu selalu minta dan simpan testimoni asli dari pelanggan yang pernah membeli produk anda sebelumnya. Karena itu salah satu alat jualan paling powerfull untuk mendongkrak trust dari mereka yang baru datang ke bisnis online anda.

Emosi Pembeli

Emosi di sini bukan membuat pembeli jadi marah-marah ya. Ga gitu maksudnya haha..

Maksudnya adalah “sentuh”emosi calon pembeli agar mereka lebih tertarik dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya, yang kamu incar adalah market pencinta drakor, cobalah buat produk yang ada hubungannya dengan drakor tersebut. Entah baju entah produk apapun yang bisa bikin mereka “ini kok barangnya gue banget ya? beli ah!” Nah bikin mereka sampe kayak begitu reaksinya.

============

Sebetulnya masih ada banyak lagi faktor-faktor yang bisa bikin orang beli produkmu. Kamu bisa menemukannya sambil jalan saat praktik jualan. Yang terpenting adalah kamu terus riset dan eksplorasi strategi-strategi baru untuk bikin promosi produkmu.

Kalo menurutmu sendiri apa yang bikin orang menentukan keputusan pembelian sebuah produk di bisnis online? Coba tuliskan di kolom komentar

PENTINGNYA EDUKASI PELANGGAAN BISNIS ONLINE ANDA

PENTINGNYA EDUKASI PELANGGAAN BISNIS ONLINE ANDA

Setelah menjalani sendiri gimana susahnya punya usaha sendiri, semakin ke sini semakin pengen dipermudah sama banyak hal. Baik dari sisi teknis promosi, tools yang digunakan, bikin copywriting, upload konten sampai ke pelanggannya juga.

bisnis online

Menurut saya yang paling menantang adalah di bagian pelanggan ini.

Kita ga pernah tau pelanggan yang datang ke kita itu seperti apa. Apalagi buat pemula yang baru banget terjun ke bisnis online. Pasti gugup banget menghadapi pelanggan pertamanya. Sama kok, saya juga gitu awal-awal.

Semakin belajar, maka akan semakin tau tipikal konsumen seperti apa yang akan dihadapi nantinya. Tipikal konsumen ini sering digambarkan sebagai temperature traffic. Yang artinya suhu lalu lintas sebuah proses bisnis.

Untuk itu kita mesti tau konsumen yang datang ke kita itu berada di bagian temperatur yang mana.

Ada 3 tipe temperatur customer yang perlu anda perhatikan dan cara memperlakukan mereka:

  1. Cold Market

Yang berada di cold market biasanya masih awam banget sama produk anda. Mereka bener-bener perlu diedukasi pelan-pelan dan diarahkan untuk mengetahui produk kita secara utuh. Tujuannya agar mereka memahami produk yang ditawarkan dan manfaat yang mereka terima ketika memiliki produk tersebut.

Proses mengedukasi cold market memerlukan waktu yang cukup lama. Anda sebagai penjual harus sabar melayani pertanyaan mereka yang mungkin kadang suka ga nyambung sama produk kita. Gapapa dilayani aja dan jelaskan sampai mereka mengerti sepenuhnya.

Pada temperatur ini, customer biasanya jarang banget akan langsung membeli produk anda.

Gapapa wajar banget, orang baru kenal. Masih perlu pembuktian, kepercayaan dan rasa nyaman. Maka dari itu anda harus bisa membuktikan jika pelayanan anda dan produk anda adalah yang terbaik. Buat mereka percaya bahwa produk anda adalah satu-satunya solusi dari masalah yang mereka hadapi. Bikin mereka nyaman dengan memperlakukan customer sebagai kawan/sahabat anda sendiri.

2. Warm Market

Pada temperatur ini, customer anda sudah tau produk yang anda jual. Sudah mengerti bagaimana produk anda bisa menyelesaikan masalahnya. Namun dia masih ragu untuk melakukan transaksi pada bisnis anda.

Tugas anda adalah meyakinkan dia untuk bisa melakukan transaksi.

Caranya, gali kebutuhan dia seperti apa. Kemudian anda sediakan pelayanan yang dia butuhkan. Udah sesimpel itu aja. Ga perlu edukasi banyak-banyak karena ketika dia udah datang ke kita udah ngerti produknya.

3. Hot Market

Yang terakhir adalah market yang paling mudah. Mereka udah tau produk kita kayak gimana, mereka udah teredukasi dengan baik tentang produk yang kita tawarkan.

Kasarnya, tinggal menunggu waktu aja buat mereka untuk melakukan transaksi ke bisnis kita.

Tapi temperatur seperti ini akan sangat jarang ketemunya. Karena itu manfaatkan dengan baik ketika menemukan mereka. Kalo menurut saya pribadi, customer pada temperatur ini lebih gampang di-upsell produk kita yang lain. Karena emang suka sama produk kita.

Pada temperatur ini anda ga perlu buang energi untuk edukasi lagi. Tinggal fokusin closing setinggi-tingginya aja.


Edukasi pada semua level temperatur adalah penting. Intinya anda sebagai pebisnis harus menyampaikan/mengedukasi calon customer secara konsisten setiap hari. Gunanya adalah membuat semua calon customer bergerak temperaturnya ke arah yang semakin “panas”. Komunikasi yang konsisten pada bisnis online anda adalah yang terpenting.

Karena semakin panas, akan semakin mudah terjadinya closing/transaksi.

Nah mas kalo udah diedukasi, udah dikasih tau tapi customernya tetap ngeyel ga mau beli?

Tinggalin. Dia ga ada di 3 level temperatur market yang udah dikasih tau tadi. Dia ada di luar, namanya: ISENG MARKET. Emang ga niat beli cuman pengen nanya-nanya doang tujuannya. Diedukasi kayak gimana pun, dikasih harga semurah apapun tetap aja ga akan beli. Orang cuman iseng.

Kita ga perlu membuang waktu untuk tipe market kayak gini. Waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan buat mereka doang. Fokus sama mereka yang ada di 3 level temperatur tadi aja pokoknya.

Setelah tau tipe market ini, anda harus ingat baik-baik karena dengan merekalah anda akan lebih banyak berkutat. Terutama yang ada di cold dan warm market. Hadapi mereka dengan mood yang baik, mindset yang positif agar bisa membuat mereka nyaman.

 

Lakukan Hal Ini UNtuk Membuat Konten Yang Ramai Interaksi Untuk Bisnis Online

Lakukan Hal Ini UNtuk Membuat Konten Yang Ramai Interaksi Untuk Bisnis Online

Pada posting tentang optimasi konten bisnis online kemaren saya mencoba memaparkan apa saja yang harus dilakukan untuk bisa memaksimalkan konten promosi bisnis online kamu.

Nah setelah mengoptimasi konten selanjutnya adalah membuat desain konten yang kemungkinan akan ramai interaksi. Pembahasan kali ini berdasarkan pengalaman saya selama ini ya, bisa jadi studi kasus kita nanti berbeda-beda.

Permasalahan utama yang sering kita hadapi selama ini adalah sudah merasa buat konten yang bagus dan berkualitas, tapi masih sepi interaksi. Entah itu yang like sedikit, atau mungkin ga ada yang komen juga.

Tapi itu kan cuman perasaan kita aja, di mata konsumen belum tentu.

Semoga pada pembahasan kali ini bisa mencerahkan teman-teman yang masih kebingungan gimana caranya membuat konten untuk bisnis online yang banyak interaksi.

Silakan disimak

1. Relevan

Hal pertama yang harus kamu perhatikan pada kontenmu adalah relevansinya. Kalo pengen banyak interaksi usahakan untuk selalu mengikuti perkembangan dunia sekelilingmu. Atau minimal kabar/info paling update tentang hal yang berhubungan dengan produk yang akan kamu promosikan.

Kalo bisa kamulah yang jadi paling pertama menyampaikan hal tersebut. Kalo ga bisa, sajikan informasinya dengan branding yang sudah kamu bangun selama ini. Lebih bagus lagi kalo kamu punya template desain yang konsisten dari awal branding medsosmu.

2. Simple

Tren desain tahun 2020 sekarang lebih ke yang simpel. Ga perlu terlalu banyak printilannya yang penting pesannya nyampe. Contohnya kayak di instagram saya instagram.com/radhiann bisa dilihat saya cuman pake background hitam sama putih doang dikasih foto sebagai pemanis, udah cukup.

Untuk konten promosi produk usahakan foto produknya yang ditonjolkan. Ga perlu banyak elemen di konten visualnya yang penting keliatan utuh untuk foto produknya. Karena terkadang si owner/desainer kontennya pengen nunjukkin kalo dia punya desain yang keren, tapi malah bikin foto produknya ga terlihat. Calon customer itu ga butuh desain yang keren, yang penting mereka bisa liat produk yang pengen mereka beli, itu aja.

Jadi usahakan untuk membuat desain yang membuat orang tertarik sekaligus memperlihatkan foto produkmu dengan jelas.

3. Riding The Waves

Istilah kerennya “menaiki ombak”, kalo dalam sisi bisnis artinya mengikuti trend terkini. Ketika ada pembahasan yang lagi viral, misalnya saat ini lagi rame tentang Corona, kamu juga coba buat konten yang berhubungan dengan hal itu.

Tapi tetap harus relate sama brandingmu selama ini, ya. Misalnya, ketika pengen bahas corona yang bertema kesehatan ga jadi tiba-tiba kamu berubah tipe konten dari fashion jadi health. Buatlah konten yang berhubungan dengan corona dengan tetap membahas fashion sebagai niche utama kamu.

4. Hastag Yang Relevan

Kalo kamu promosi bisnis/membuat konten di instagram, perhatikan hastag yang kamu gunakan. Selalu gunakan hastag yang sesuai dengan produk/konten yang sedang kamu upload. Kalo kamu bahasnya fashion baju, gunakan hastag yang berhubungan dengan baju. Kalo kamu bahasnya tentang bisnis/personal branding gunakan hastag yang ada hubungannya dengan 2 hal itu.

Kamu ga boleh masukkin hastag yang tidak ada hubungannya dengan konten yang diupload. Misal, kamu upload produk baju tapi hastag kamu terdapat kata sepatumurah misalnya. Itu akan memperburuk citra akun kamu di mata instagram. Bisa-bisa dianggap spam sama algoritmanya dan malah bikin konten kamu tidak terlihat oleh followers.

5. Desain Yang Unik

Gunakan desain yang benar-benar mencerminkan branding online akunmu. Sebuah branding itu harusnya selalu konsisten di platform manapun. Kalo kamu main di ig, kamu harus punya desain yang konsisten. Untuk memenuhi kebutuhan desain branding akunmu, template desain branding The Feed bisa kamu pergunakan untuk brand bisnis online kamu.

The Feed sendiri juga punya desain untuk keperluan brandingmu di platform lain, misalnya youtube, twitter dan facebook. Jadi kebutuhan desain kamu akan teratasi dengan adanya The Feed ini. Dengan The Feed, kamu ga perlu lagi pakai jasa desainer grafis setiap kali pengen bikin konten. Cukup punya The Feed aja, kamu punya paket lengkap kebutuhan branding media sosialmu di semua plarform.

***

Dengan 5 cara ini saya kira sudah cukup untuk bisa memaksimalkan konten kamu di media sosial. Selain interaksi yang ramai, faktor lain yang harus kamu perhatikan adalah berapa banyak transaksi yang terjadi dari konten yang kamu buat. Jadi, target interaksi ini hanya salah 1 faktor yang untuk menarik perhatian konsumen kita.

Optimasi Konten Media Sosial Untuk Bisnis Online Anda Dengan 3 Cara Ini

Optimasi Konten Media Sosial Untuk Bisnis Online Anda Dengan 3 Cara Ini

Sejak mengenal bisnis online pada tahun 2018 lalu, di semua platform media sosial terutama facebook, instagram dan twitter semuanya punya kesamaan. Semuanya bisa digunakan untuk media promosi. Selain itu kesamaan lain yang terlihat adalah dari sisi kontennya.

Sebagai media promosi online untuk bisnis, hampir semuanya mempunyai konten visual. Gambar adalah sesuatu yang bisa menarik perhatian terutama untuk calon pelanggan. Dengan konten visual yang menarik, akan lebih mudah mendatangkan traffic ke akun bisnis online kita.

Masalahnya, masih banyak para pebisnis online yang suka meremehkan konten visual mereka. Malah cendrung asal-asalan. Padahal, kalo dioptimasi dengan baik konten visual bisnis kamu bisa jadi faktor penentu terjadinya pembelian, lho!

Apa aja yang mesti dioptimasi?

1. Kualitas Gambar

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas gambarnya. Gunakan gambar yang kualitasnya bagus dan tidak blur. Luangkan waktu membuat foto produk sendiri/edit konten sendiri untuk bisa memaksimalkan promosi bisnis kamu. Kalo ga punya gambar sendiri untuk mewakili konten visual produkmu, bisa gunakan marketing kit dari supplier kamu.

Tapi ingat, karena resellernya bukan cuman kamu jadi ada potensi konten yang kamu gunakan akan sama dengan reseller yang lain. Tapi untuk awal-awal ga jadi masalah, sambil kamu terus belajar untuk edit dan mendesain konten promosimu sendiri.

2. Tonjolkan Produk Secara Profesional

Kalo kamu promosi di media sosial berikan yang terbaik. Tampilkan produkmu secara profesional. Ga asal-asalan dan ga sembarangan. Dengan menampilkan produkmu secara profesional, trust calon buyermu akan meningkat. Kalo kamu ga punya bakat untuk bikin foto produk, kamu bisa menggunakan jasa foto produk berkualitas di daerahmu.

Atau kalo kamu punya budget yang terbatas, kamu bisa gunakan template desain yang dijual secara online. Ada banyak template desain yang bisa kamu miliki, tergantung untuk apa kamu mempergunakan templatenya. Bahkan terkadang ada juga yang jual template berlinsensi yang bisa dijual kembali. Artinya, kamu bisa membuka jasa desain template promosi juga.

Jadi kamu bisa punya double income. Pemasukan dari penjualan produkmu sendiri dan juga pemasukan dari membuka jasa desain template promosi. Jadi membuka peluang baru kan? Hehehe..

3. Gunakan Foto Asli

Untuk yang jenis produknya berupa fisik, saya sarankan untuk menggunakan foto asli. Karena selain kamu bisa mencobanya langsung, promosi dengan foto asli juga bisa menunjukkan kesan real pict terhadap produk kamu. Untuk menunjukkan bahwa itu foto asli, hindari penambahan elemen seperti nomer wa, watermark yang berlebihan dan juga frame-frame desain yang tidak perlu.

Jadinya ga aesthetic dong? Kalo calon buyer kamu butuh produkmu, yang mereka liat bukan keindahan desain dari akun kamu tapi karena kita berhasil meyakinkan logika mereka kalo produk yang kita jual memang asli.

Bonus Tip

4. Manfaatkan Testimoni

Yang dimaksud testimoni di sini bukan hasil screencapture chat kamu dengan konsumen yang udah terima barang kamu. Tetapi foto asli dari calon buyer kamu yang mereka kasih liat ke kamu. Dengan demikian, kamu ga akan kehabisan konten untuk diupdate ke akun bisnis kamu.

Gimana cara dapetinnya? Kasih tau mereka kalo bisa kasih liat foto terbaik waktu mereka pake produk kamu, mereka bisa dapatin kupon diskon/voucher belanja sekian rupiah untuk order berikutnya. Jadi win win solutions buat kamu dan pelangganmu kan?

***

Jadi, sekarang kamu tau harus ngapain untuk mengoptimasi konten untuk media sosial bisnismu kan? Kalo masih bingung gimana caranya edit-edit desain, kamu ga usah khawatir. Daripada menghabiskan waktu untuk belajar desain, saya siapin templatenya aja mau ga? Kamu tinggal edit tulisan dan fotonya doang, bisa langsung kamu promosiin nantinya.

Kalo mau nanti saya kasih tau infonya di sini. Tungguin aja ya.

Membandingkan 2 Kelas Afiliate Marketing Asli Indonesia

Membandingkan 2 Kelas Afiliate Marketing Asli Indonesia

Kali ini saya mencoba membandingkan 2 kelas afiliate marketing Indonesia yang saya ikuti. Yaitu Mini Class Jagoan dan Zuper Family. Keduanya saya ikuti dalam kurun waktu yang berbeda. Saya lebih dulu mengikuti kelas afiliate marketing Zuper Family, waktu itu bulan Maret 2019 mereka baru membuka untuk batch 1 dan langsung saya ikuti kelasnya. Mini Class Jagoan adalah ecourse afiliate marketing yang dibuka sejak tahun 2017 (kalo saya ga salah) dan masih evergreen sampai sekarang.

kelas afiliate marketing

Saya akan mencoba menjabarkan beberapa perbedaan yang mungkin bisa teman-teman jadikan referensi untuk menentukan kelas mana yang benar-benar worth it untuk diikuti. Teman-teman juga boleh ga mengikuti kelas-kelas yang ada di sini kok, jadi ga perlu merasa terbebani ketika membaca artikel ini ya!

Biaya Pendaftaran

Hal yang paling mencolok dari 2 kelas afiliate marketing ini adalah biaya pendaftarannya. Untuk Mini Class Jagoan, biaya pendaftarannya 245.000 (harga promosi diskon 50% dengan menggunakan kupon DEMASTAH). Selain materi ecourse tentang afiliate marketing, teman-teman juga mendapatkan materi tentang bagaimana caranya membuka bisnis jasa secara online. Yang ga punya produk sendiri, di Mini Class Jagoan diajarin gimana caranya berjualan dengan cara dropship di marketplace.

harga kelas mini class jagoan

Untuk Zuper Family merupakan sebuah kelas mentoring afiliate marketing selama 3 bulan. Pendaftaran untuk mengikuti kelas Zuper Family meningkat setiap batch-nya. Sewaktu saya ikut batch 1 bulan Maret 2019, harganya 499.000 (sudah dengan diskon 50%). Sewaktu bulan Mei 2019 batch 2 Zuper Family dibuka pendaftarannya 699.000 (sudah diskon 50%). Batch 3 akan dibuka bulan Januari 2020 ini dengan kelas yang baru dan kurikulum yang baru dan biaya pendaftaran yang baru juga pastinya.

Materi Kelas

Oke kita masuk ke isi dari kelasnya. Saya ga akan ngebocorin semua isi materinya 100% di sini,ya. Biar temen-temen penasaran dan cobain sendiri perbandingan kelasnya kayak gimana. Saya akan menjabarkan garis besar materi setiap kelas saja. Jadi teman-teman punya gambaran gimana kualitas calon kelas afiliate marketing yang akan diikuti.

kelas afiliate marketing

Mini Class Jagoan format kelasnya adalah ecourse, dengan video yang sudah tersedia di halaman member area. Materinya terbagi menjadi 3 bagian besar: afiliate marketing, bisnis jasa, dan dropshipping. Dengan total jumlah video materi ada sekitar 30 an lebih (kalo saya ga salah hitung, ya). Teman-teman bisa cek langsung di halaman Mini Class Jagoan untuk lebih lengkapnya.

Trus gimana dengan Zuper Family?

Zuper Family menggunakan format mentoring online berbeda dengan ecourse. Loh emang beda ya mentoring dengan ecourse? Menurut saya berbeda, karena ecourse kita tinggal “makan” apa yang disediakan sama pemateri dan mereka ga perlu tau kamu praktik atau tidak. Sedangkan mentoring, materinya dikeluarkan satu per satu. Jadi semua pesertanya belajar bareng-bareng dan kita dituntut untuk langsung praktik. Terutama ketika bergabung di kelas afiliate Zuper Family ini.

Kurikulumnya sudah disiapkan sedemikian rupa, agar murid yang belajar bisa mengikuti materinya dari awal sampai berakhir kelas mentoringnya. Di Zuper Family batch 1, belajarnya 3 bulan dengan 3 level kelas berbeda. Setiap level berjalan selama 1 bulan full praktik. Kalo bisa ngerjain semua PR-nya, kita akan naik ke level berikutnya dengan pelajaran yang lebih menantang dan ilmu yang lebih daging daripada level sebelumnya.

Saya jadi lebih sering praktik karena adanya terbiasa mengikuti kelas ini selama 3 bulan. Karena malu kalo ga “naik kelas” dan ketinggalan ilmu daripada teman-teman lainnya. Kelas mentoring membuat saya terbiasa action daripada sekadar belajar teori aja.

Rahasia: mentor Zuper Family (yang juga owner dari vendor Zuper.id) selalu upgrade ilmu dan membagikannya kepada member Zuper Family secara gratis

Kelebihan

Untuk kelas afiliate marketing Mini Class Jagoan, menurut saya sangat cocok untuk dipelajari oleh para pemula di dunia afiliate. Materinya simple dan mudah dipahami, videonya juga pendek-pendek jadi yang nonton ga cepet bosan dan bisa langsung praktik (bagi yang mau dan mampu) materi yang ada di videonya. Menurut saya materi  kelas afiliatem marketing di Mini Class Jagoan cukup practicable dilakukan oleh pemula sekalipun.

Mini Class Jagoan disediakan grup support di grup FB yang hanya bisa diakses oleh peserta yang sudah join kelasnya. Jadi temen-temen bisa tanya-tanya di sana.

Zuper Family pesertanya diberikan materi per hari. Setiap hari secara rutin di jam yang sama dan di setiap hari harus melakukan sesuatu (action). Setiap peserta harus melaporkan hasil praktiknya ke mentor agar bisa dicek apakah beneran praktik atau boongan. Di level pertama, semuanya belajar bareng-bareng dan selalu penasaran besok materinya tentang apa gitu.

Karena setiap materinya beneran fresh from the oven jadi disajikan di hari itu dipraktikkan hari itu juga. Semakin naik level, materinya semakin susah dan semakin menantang. Di batch 1 dan 2 sudah disediakan grup telegram untuk tanya-tanya kepada mentor dan teman-teman sesama peserta. Untuk batch berikutnya akan dipindahkan ke grup facebook untuk support dan materi-materi dari Zuper Family.

Kelebihan lainnya dari peserta Zuper Family adalah bisa mendapatkan diskon tambahan dari setiap produk digital yang dikeluarkan oleh Zuper ID. Dan setiap peserta kelas afiliate marketing ini berhak untuk memasarkan semua produk digital yang ada di sana. Jadi ga perlu seorang product creator dulu untuk bisa memasarkan produk digital.

Kekurangan

Akan selalu ada kekurangan dari suatu hal, namanya juga buatan manusia. Kalo bikinan Tuhan mah udah sempurna banget. Begitu pula kelas afiliate marketing asli Indonesia ini, tidak ada yang sempurna.

Kelas afiliate pertama yang akan saya bahasa adalah . Karena ini kelas afiliate marketing kelas premium maka biaya pendaftarannya juga premium. Tidak semua orang bisa mengikutinya. Harus orang yang berkomitmen tinggi, ga gampang menyerah dan pengen mengubah keadaan dirinya sendiri yang bisa mengikutinya. Saya ga main-main dengan kelas ini, karena dari investasi awalnya saja sudah premium jadi harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik ilmu di kelasnya.

harga kelas mentoring zuper family

Bagi teman-teman pemula yang pengen ikutan kelas ini saya rekomendasikan banget. Apalagi yang memang tertantang dengan 80% praktik dan 20% teori-nya. Di Zuper Family akan lebih banyak praktiknya, jadi kita benar-benar diajarkan caranya, ga sekadar dikasih teori saja. Kelas ini tidak cocok buat kamu yang malas praktik dan pengen tau ilmunya saja. Karena ilmunya harus dipraktikkan daripada sekadar “tau” saja.

Lanjut lagi ke Mini Class Jagoan, ya.

Mini Class Jagoan memiliki kekurangan dari sisi materinya. Menurut saya, materinya kurang up to date untuk perkembangan afiliate marketing zaman sekarang. Ilmunya sudah banyak ditinggalkan dan terlalu monoton karena sudah banyak yang membagikannya juga di kelas lain. Pembeda dari kelas afiliate marketing ini adalah adanya ilmu bisnis jasa dan dropship yang tidak dimiliki kelas lainnya.

Selebihnya sama saja, bahkan secara garis besar vendornya sendiri sudah jarang mengeluarkan produk digital terbaru di tahun 2019. Mereka hanya mempromosikan ulang produk yang sudah ada tanpa adanya update yang berarti. Grup supportnya di facebook pun juga jarang aktif, mentornya tidak pernah update materi terbaru untuk kelas ini.

Mana Yang Lebih Direkomendasikan?

Kalo pertanyaannya seperti itu, saya lebih merekomendasikan teman-teman untuk ikut Zuper Family. Karena menurut saya selain kelebihan-kelebihan di atas (beserta kekurangannya), kualitas pelajarannya jauh lebih bagus daripada kelas afiliate marketing lainnya. Dengan harga investasi yang cukup tinggi, tetapi kita bisa menjadi anggota selamanya + mendapatkan keistimewaan lainnya yang ga dimiliki sama orang yang ga ikutan kelas tersebut.

mentoring afiliate marketing

Kalo teman-teman budgetnya masih terbatas, bisa ikutan Mini Class Jagoan dulu. Selain biaya pendaftarannya lebih murah daripada Zuper Family, kelas afiliate ini juga memang dikhususkan untuk newbie yang baru mulai belajar afilaite.

Teman-teman bisa mempertimbangkan sendiri mana yang terbaik, semoga ulasan ini bisa membantu memilihkan kelas afiliate marketing yang tepat untuk teman-teman semuanya. Sekali lagi ulasan ini berdasarkan pengalaman saya mengikuti 2 kelas ini. Untuk bisa membuktikannya, teman-teman bisa join ke kelas yang menurut teman-teman terbaik.

***

Semoga rekomendasi ini bisa menambah pengetahuan teman-teman tentang beragam model kelas bisnis online yang bisa diikuti. Terima kasih sudah menyimak sampai habis! Tunggu materi berikutnya ya!

error: Jangan coba-coba