Panduan Digital Marketing, Meta Ads, dan Affiliate Marketing untuk Pemula – Cara Mudah Memulai Bisnis Online

Panduan Digital Marketing, Meta Ads, dan Affiliate Marketing untuk Pemula – Cara Mudah Memulai Bisnis Online

Pernahkah kamu merasa bingung bagaimana cara mengembangkan bisnismu di dunia digital yang serba cepat ini? Tenang! Kamu nggak sendirian. Dunia digital marketing memang bisa terlihat rumit bagi sebagian orang, tapi kalau kamu tahu cara dan strateginya, peluang besar bisa terbuka lebar buat bisnismu.

Affiliate Marketing untuk Pemula
Affiliate Marketing untuk Pemula

Di artikel ini, kita akan bahas tiga topik yang super penting dalam dunia digital marketing: digital marketing, meta ads, dan affiliate marketing. Dan yang paling penting, kita akan bahas juga bagaimana kamu bisa langsung mengimplementasikannya dengan mudah. Yuk, langsung simak!

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah segala bentuk kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online atau digital. Berbeda dengan pemasaran tradisional yang menggunakan media seperti televisi atau radio, digital marketing memanfaatkan platform online seperti website, media sosial, email, dan bahkan aplikasi. Intinya, semua yang dilakukan di dunia maya untuk menjangkau konsumen, bisa masuk ke dalam digital marketing.

Ada banyak cara untuk memulai digital marketing, mulai dari SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan peringkat website di Google, hingga media sosial marketing untuk menjangkau audiens lewat platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Yang penting adalah konsistensi dan strategi yang tepat!

Meta Ads: Keunggulan dan Cara Memanfaatkannya

Meta ads atau iklan dari Meta Platforms, Inc. (yang dulu dikenal dengan nama Facebook) adalah salah satu platform iklan yang paling populer di dunia. Meta memiliki banyak platform, seperti Facebook, Instagram, Messenger, dan WhatsApp, yang dapat digunakan untuk menjalankan kampanye iklan.

Keuntungan utama dari meta ads adalah kemampuan untuk menargetkan audiens dengan sangat spesifik. Kamu bisa memilih audiens berdasarkan usia, lokasi, minat, perilaku, bahkan pekerjaan mereka! Ini membuat iklan yang kamu buat lebih relevan dan berpotensi mendapatkan konversi lebih tinggi.

Ada beberapa jenis iklan yang bisa kamu pilih, seperti:

  1. Iklan Foto dan Video: Kamu bisa menggunakan gambar atau video menarik untuk mempromosikan produk atau layanan.

  2. Iklan Carousel: Iklan dengan beberapa gambar atau video dalam satu tampilan, yang memungkinkan kamu menampilkan banyak produk sekaligus.

  3. Iklan Stories: Ini adalah format iklan yang muncul di bagian stories di Instagram atau Facebook yang dapat dimanfaatkan untuk promosi lebih dinamis.

Yang terpenting adalah memanfaatkan fitur A/B testing untuk menguji berbagai jenis iklan dan menentukan mana yang paling efektif. Pastikan kamu juga mengoptimalkan anggaran iklan, agar kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Affiliate Marketing: Pendapatan Pasif dari Rumah!

Affiliate marketing adalah salah satu cara terbaik untuk menghasilkan uang secara online tanpa perlu memiliki produk sendiri. Konsepnya cukup sederhana: kamu mempromosikan produk orang lain dan mendapatkan komisi setiap kali ada pembelian yang dilakukan melalui link afiliasi yang kamu bagikan.

Untuk memulai affiliate marketing, kamu hanya perlu bergabung dengan program afiliasi yang sesuai dengan niche atau bidang yang kamu minati. Beberapa platform yang terkenal untuk affiliate marketing adalah Amazon Associates, ClickBank, dan ShareASale.

Kenapa Affiliate Marketing?

  • Tanpa produk sendiri: Kamu nggak perlu repot-repot mengurus stok barang, produksi, atau pengiriman.

  • Pendapatan pasif: Setiap kali orang membeli melalui link afiliasi yang kamu sebarkan, kamu dapat komisi meskipun kamu sedang tidur.

  • Fleksibel: Kamu bisa memilih produk yang relevan dengan audiens kamu, misalnya jika kamu memiliki blog atau akun media sosial yang fokus pada teknologi, kamu bisa memilih produk teknologi untuk dipromosikan.

Namun, agar sukses dalam affiliate marketing, kamu perlu fokus pada pembuatan konten yang berkualitas. Tulislah artikel, buat video, atau bahkan post media sosial yang menarik sehingga orang tertarik untuk membeli melalui link afiliasi yang kamu bagikan.

Menggabungkan Semua: Sinergi antara Digital Marketing, Meta Ads, dan Affiliate Marketing

Tentu saja, kamu bisa menggabungkan ketiga strategi di atas untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Misalnya, kamu bisa menggunakan meta ads untuk mempromosikan link afiliasi atau produk yang kamu jual, sekaligus optimasi SEO untuk mendatangkan trafik organik ke website atau landing page kamu. Dengan begitu, kamu bisa mengarah ke audiens yang lebih luas dan memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan penjualan.

Salah satu cara yang mudah untuk memulai adalah dengan mengikuti grup belajar yang membahas tentang digital marketing secara mendalam, dan tentunya bisa langsung mempraktikkannya. Kamu bisa gabung di grup WhatsApp Belajar Marketing yang kami rekomendasikan, yang akan memberikan berbagai informasi dan strategi terbaru tentang digital marketing, meta ads, dan affiliate marketing secara gratis. Tunggu apa lagi? Langsung klik link ini untuk gabung dan mulai belajar!

7 Keterampilan Esports yang Harus Dimiliki Pemain Profesional

7 Keterampilan Esports yang Harus Dimiliki Pemain Profesional

Kalo ngomongin dunia esports, pasti yang kebayang sama kalian adalah pemain profesional yang duduk di depan layar monirot yang punya keterampilan jari mengagumkan. Tapi kenyataannya, dunia esports lebih dari sekadar kemampuan bermain game. Para pemain profesional juga butuh berbagai skill non gaming untuk bisa bertahan, berkembang dan sukses di industri ini. Apa aja keterampilan itu?

1. Manajemen Waktu

Dunia esports bicara tentang konsistensi dan kedisiplinan. Bukan cuma waktu untuk bermain, tapi juga untuk lathian, istirahat hingga mengikuti turnamen. Seorang pemain esports profesional harus pandai mengatur jadwal biar ga cuma meningkatkan performa bermainnya, tapi juga menjaga keseimbangan hidup.

Contoh, seorang pro player harus meluangkan waktu untuk belajar strategi baru, menganalisis pertandingan lawan dan mengikuti scrim (latih tanding) dengan tim lain. Kalo manajemen waktunya buruk, akibatnya bisa fatal, mulai dari kelelahan sampai penurunan performa bermain.

2. Komunikasi Efektif

Dalam dunia esports, kerja sama tim adalah yang utama. Sejenius apapun kemampuan individunya, tanpa komunikasi efektif hasilnya ga akan maksimal. Setiap pemain harus bisa berkomunikasi secara jelas dan cepat, baik saat memberikan instruksi maupun memberikan feedback.

Kemampuan ini juga berguna di luar pertandingan, seperti bernegosiasi dengan tim atau sponsor, ataupun berbicara di hadapan media. Pemain yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik cenderung lebih mudah membangun hubungan profesional yang menguntungkan.

3. Kemampuan Analisis dan Pemecahan Masalah

Esports adalah dunia yang sangat dinamis. Meta (strategi atau gaya bermain populer) bisa berubah dengan sangat cepat, dalam hitungan minggu bahkan hari. Pemain harus bisa menganalisis situasi dengan cepat dan menemukan solusi terbaik saat menghadapi tantangan seperti ini saat pertandingan.

Kemampuan analisis ini juga penting untuk melakukan evaluasi performa pribadi dan juga tim. Dengan analisis yang baik, pemain bisa memahami kelemahan dan kekuatan mereka. Sehingga bisa terus berkembang bersama sebagai sebuah tim yang solid.

7 Keterampilan Esports yang Harus Dimiliki Pemain Profesional
7 Keterampilan Esports yang Harus Dimiliki Pemain Profesional

4. Kesehatan Mental Yang Kuat

Tekanan di dunia esports itu gede banget! Dari jadwal latihan yang padat, tekanan untuk membawa tim juara, sampai komentar negatif dari fans. Seua bisa berdampak pada kesehatan mental pemain. Tanpa mental yang kuat, karir di dunia esports bisa berakhir lebih cepat.

Setiap pemain profesional harus belajar mengelola stress, menghadapi kekalahan, dan menjaga motivasi tetap tinggi. Kalo kesehatan mentalnya baik, mereka bisa menghadapi tantangan dengan tenang dan fokus pada tujuan utama sebagai tim.

5. Keterampilan Networking

Esports bukan hanya tentang game, tapi juga membangun koneksi. Banyak peluang terbuka berkat jaringan yang luas. Bisa aja tawaran untuk bergabung ke tim besar muncul hanya karna seseorang ngenalin lu dari sebuah pertemuan. Bahkan, tawaran sponsor buat lu juga bisa datang hanya karena lu sering ngobrolin suatu hal sama temen di tongkrongan esports.

Lu sebagai pemain harus aktif bersosialisasi juga. Hadir ke acara turnamen offline, workshop, atau seminar esports untuk nambah networking. Kenalan dengan manajerm tim lain, caster-caster atau juga jumpa fans untuk ngebuka lebih banyak kesempatan buat lu.

6. Work-Life Balance

Mungkin lu mikir kalo jadi pemain esports profesional harus main game 24/7. Tapi, kenyataannya ga begitu, player esports juga manusia yang butuh keseimbangan hidup untuk menjaga performa jangka panjang. Terlalu fokus sama game tanpa ngeliat aspek lain dalam hidup bakalan bikin lu burnout atau bahkan cedera fisik.

Pemain juga harus punya waktu untuk olahraga, family time, atau ngejalanin hobinya di luar dari nge game. Dengan begitu, lu bisa main dengan semangat yang lebih besar.

7. Pemahaman Tentang Bisnis dan Branding

Karir di esports itu ga cuma soal main game, tapi juga membangun personal branding. Banyak pro player yang sukses karna dia tau gimana cara masarin dirinya. Entah itu lewat media sosial, Youtube ataupun streaming di Twitch.

Selain jadi streamer gaming di platform media sosial, ada beberapa peluang penghasilan lainnya yang bisa dilakukan. Ada yang jadi match analyst, coach, team manager atau bahkan vice president tim esports itu sendiri. Ada juga yang buka jasa top up diamond game mobile. 

Kalo lu punya rekening bank BRI lu juga bisa top up diamond game langsung lewat aplikasi BRImo. Karna kalo top up pake BRImo lu akan dapat harga khusus. Ga cuma itu, karna lagi ada BRImo FSTVL 2024, setiap transaksi yang lu lakukan bakalan dapat poin. Nantinya poin ini akan bisa ditukar ke hadiah yang udah disiapkan, salah satu hadiah terbesarnya adalah mobil!

Selama lagi ada BRImo FSTVL 2024, semakin banyak transaksi yang lu lakukan pake rekening BRI dan aplikasi BRImo, semakin gede peluang lu menangin hadiahnya. Makanya sering-sering transaksi pake rekening BRI biar poin lu makin banyak dan bisa dapatin hadiah utamanya.

Selain pemahaman tentang personal branding, pemahaman tentang bisnis juga penting. Pro player esports pasti sering banget berurusan sama sponsor, kontrak atau pembagian pendapatan. Lu harus punya pengetahuan ini untuk bisa ngelola karir dengan lebih profesional.

***

Sukses di dunia esports memang memerlukan kemampuan bermain yang hebat, tapi itu aja ga cukup. Sebagai pemain harus juga mengasah berbagai skill non gaming. Dengan kombinasi kemampuan seperti ini, lu ga cuma bisa bertahan, tapi juga berkembang seiring majunya industri yang kompetitif ini.

Kalo lu bercita-cita jadi pemain esports profesional, jangan lupa untuk membekali diri dengan skill non gaming dari sekarang. Semakin ke sini, tantangannya makin gede, kalo lu mau umur panjang di industri ini, bekal lu harus banyak dan lengkap.

#BRImo #BRImoMudahSerbaBisa #BRImoFSTVL #BerlimpahHadiah

The Role of Technology in Modern Life: Innovations That Shape Our Future

The Role of Technology in Modern Life: Innovations That Shape Our Future

In the information age, technology has revolutionized nearly every aspect of human life. From AI-powered systems to advancements in AR/VR, modern innovations are transforming industries and enhancing everyday activities. This article explores the significant impact of technology on communication, healthcare, education, and beyond.

role of technology in modern life

Fingerprint Scanning and Smart Applications

Fingerprint scanning technology exemplifies how innovation integrates into daily tasks. For instance, biometric systems can now authenticate users and relay data to perform automated tasks like operating home appliances or securing sensitive information. Such applications highlight how rapidly technology evolves to improve efficiency.

Revolutionizing Healthcare with AI and Machine Learning

The healthcare industry has embraced advanced technologies like AI and machine learning, enabling accurate diagnostics and personalized treatments. Devices powered by AR/VR are now used for medical training, providing immersive experiences that bridge the gap between theory and practice. Cloud-based systems also ensure secure storage and real-time access to medical records, optimizing patient care.

Communication Technology: Connecting the World

Communication technologies have significantly improved global connectivity. Smartphones, tablets, and cloud services allow seamless interaction regardless of distance. Voice commands, video conferencing, and AI-driven language processing make these technologies indispensable in modern life.

Education in the Digital Era

Technology has redefined education by introducing online platforms and digital tools. Students can access interactive learning materials and virtual classrooms from anywhere, fostering a flexible learning environment. Teachers leverage AR/VR simulations and AI-driven analytics to tailor instruction to individual needs, ensuring effective learning outcomes.

Advancements in Transportation and Infrastructure

Driverless cars, IoT-powered smart grids, and renewable energy technologies are reshaping transportation and urban planning. Innovations like 360-degree cameras, collision avoidance systems, and real-time traffic monitoring enhance safety and efficiency. These advancements reflect the growing integration of technology into our daily commutes.

Technology and Everyday Life

Technology extends its influence into everyday life, improving convenience and efficiency. From AI-driven gaming laptops to decentralized web systems powered by blockchain, these innovations provide solutions for entertainment, work, and security. Moreover, tools like digital wallets and IoT-enabled devices have streamlined financial transactions and home automation.

role of technology in modern life

Challenges and Ethical Considerations

Despite its benefits, technology introduces challenges like data privacy concerns, cybersecurity risks, and ethical dilemmas. Governments and organizations must address these issues through regulations and awareness campaigns to ensure technology serves humanity without compromising security or ethics.

The Future of Technology: Limitless Potential

As we look to the future, emerging technologies like quantum computing, space exploration tools, and AI-driven innovations promise groundbreaking possibilities. From extending human longevity to enhancing sustainability, technology’s potential remains boundless. The key lies in harnessing these advancements responsibly to benefit society.

Cara Cerdas Traveling Tanpa Boros

Cara Cerdas Traveling Tanpa Boros

Siapa bilang traveling itu harus bikin dompet menipis? Kalau kamu generasi Z yang ngidam traveling, ada cara simpel untuk tetap bisa jalan-jalan tanpa drama aneh-aneh soal budget. Baca tips kali ini sampai habis dan ga dilewatin satu pun, biar kamu bisa traveling murah tapi tetap punya pengalaman yang seru.

Cara Cerdas Traveling Tanpa Boros

1. Berburu Promo? Wajib Hukumnya

Di dunia serba online, promo itu rezeki nomplok yang sayang kalau dilewatkan. Tiket pesawat misalnya, sering banget ada diskon atau cashback. Bahkan, beberapa aplikasi perbankan, seperti BRImo, menawarkan cashback hingga 50%. Dengan trik ini, kamu bisa nabung lebih banyak buat kegiatan seru di destinasi liburan.

Gamer Mobile Legend ga perlu khawatir kalo misalnya pas lagi liburan harus top up diamond. Enak banget kalo misalnya punya tabungan BRI, tinggal pake aplikasinya aja udah banyak aktivitas liburan kamu teratasi. Kamu bisa langsung top up aja pakai aplikasi m-banking favoritmu. Kalo di BRImo sih ada promo cashback-nya, jadi kamu pasti top up lebih murah.

2. Traveling Terencana = Traveling Lebih Hemat

Spontan memang seru, tapi kalau urusan tiket pesawat, lebih baik rencanakan jauh-jauh hari. Penerbangan tengah minggu biasanya lebih murah daripada akhir pekan. Plus, cari tahu jadwal promo tahunan—siapa tahu bisa dapat tiket murah ke destinasi impian.

Kalo di kota tujuan nanti jangan lupa mampir di BRImo FSTVL 2024 yang ada di sana. Banyak aktivitas yang bisa kamu lakuin di sana. Ketika di sana jangan lupa untuk ikutan meriahkan acaranya. Banyakin transaksi yang kamu lakuin di BRImo FSTVL biar makin gede peluangmu untuk dapatin hadiah langsungnya.

BRImo FSTVL 2024

3. Aplikasi = Sahabat Liburanmu

Generasi Z dan smartphone adalah sahabat karib. Jadi, manfaatkan teknologi buat liburanmu! Aplikasi seperti BRImo memudahkan pemesanan tiket pesawat sekaligus ngasih diskon menarik. Selain hemat waktu, promo-promo di dalamnya bikin kantong lebih tenang.

Jangan lupakan juga Google Maps sahabat kita! Lagi liburan ga mungkin ga pake gmaps kecuali kalo kamu udah akrab sama tempatnya. Minimal kamu tau harus pake transportasi apa untuk kemana. Semakin maju kota tempat kamu liburan, semakin lengkap informasi gmaps yang bisa kamu dapatkan.

4. Maksimalkan Cashback

Bayangkan begini: kamu dapat cashback Rp250.000, dua kali pula! Itu udah cukup buat makan enak di destinasi wisata atau bayar transportasi lokal. Jadi, jangan anggap remeh cashback. Cek syaratnya dan manfaatkan promo semaksimal mungkin. Meskipun begitu, tetap sediakan uang cash di dompetmu. Jangan kosong sama sekali, biar kamu punya lebih banyak opsi pembayaran. Tapi kerugiannya, sih, kamu ga akan banyak dapat promo kalo misalkan bayarnya pake uang cash.

Pastikan juga tempat wisata yang kamu tuju itu masih menerima uang cash sebagai pembayaran yang sah. Jangan sampai ada tempat/lokasi wisata yang malah menolak uang cash karna udah ada pembayaran via aplikasi. Selama ga ada perubahan peraturan dari pemerintah tentang pembayaran uang kertas/logam, artinya uang cash yang kamu bawa itu masih berlaku dan sah untuk digunakan.

5. Pengalaman Lebih Penting dari Pengeluaran

Liburan mahal nggak selalu lebih berkesan. Kadang, yang sederhana malah lebih membekas. Eksplor area lokal, coba makanan tradisional, atau nikmati alam terbuka. Selain hemat, pengalaman seperti ini bikin perjalananmu lebih bermakna. Malah kalo menurutku pengalaman yang seru itu bisa didapatkan dari sesuatu yang ga mahal. Makanan otentik dari kota liburanmu itu harganya bisa jadi murah banget kalo makannya di tempat yang sederhana.

Kenapa Cashback Jadi Idola Gen Z?

Generasi Z itu pintar nyari cara buat dapetin lebih dengan usaha minimal. Promo cashback cocok banget buat gaya hidup mereka karena:

  • Praktis: Semua bisa diakses lewat aplikasi.
  • Hemat: Uang sisa bisa dialokasikan ke hal lain.
  • Efisien: Satu aplikasi untuk semua kebutuhan perjalanan.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan biarkan anggaran jadi penghalang petualanganmu. Cari promo, manfaatkan cashback, dan nikmati liburan penuh cerita tanpa bikin dompet nangis. Traveling hemat, kenangan maksimal!

 

#BRImo #BRImoMudahSerbaBisa #BRImoFSTVL #BerlimpahHadiah

Shadowban Instagram: Kok Bisa Kena? Ini Solusinya Biar Nggak Mumet Lagi

Shadowban Instagram: Kok Bisa Kena? Ini Solusinya Biar Nggak Mumet Lagi

Pernah nggak sih, tiba-tiba postingan kamu di Instagram kok sepi banget? Padahal biasanya rame. Feeds keren udah dipoles, caption udah penuh punchline, tapi likes cuma masuk dari sahabat sama akun online shop palsu. Selamat, kamu mungkin kena shadowban.

Shadowban Instagram: Kok Bisa Kena? Ini Solusinya Biar Nggak Mumet Lagi

Shadowban ini kayak musuh dalam selimut—nggak kelihatan, tapi efeknya bikin kreator dan online shop nangis di pojokan. Nah, kalau kamu pengin tahu kenapa bisa kena, siapa yang sering kena, dan gimana cara ngatasinnya, baca sampai habis.

Apa Itu Shadowban?

Shadowban itu kayak kamu digembok dari dalam tanpa tahu caranya keluar. Instagram nggak kasih tahu kalau akunmu dibatasi, tapi algoritmanya “mengubur” postinganmu jauh dari audiens. Paling terasa kalau engagement tiba-tiba drop meski kontenmu tetap bagus.

Kenapa Bisa Kena Shadowban?

Ada beberapa alasan, nih:

Shadowban Instagram: Kok Bisa Kena? Ini Solusinya Biar Nggak Mumet Lagi

  1. Tagar Terlarang
    Kadang tagar populer ada yang tiba-tiba “dimatikan” Instagram karena dianggap spam atau sering dipakai untuk konten nggak pantas. Kalau kamu pakai tagar ini, selamat, algoritma langsung blacklist.
  2. Frekuensi Posting Berlebihan
    Posting setiap dua jam dengan tagar yang sama terus-terusan bikin algoritma mikir, “Wah, ini akun spam nih.”
  3. Konten Kontroversial
    Niat hati mau nyentil isu panas biar viral, eh malah kena pedoman komunitas. Ingat, Instagram nggak suka drama yang bikin ribut.
  4. Beli Followers atau Likes
    Kalau kamu beli pengikut biar angka kelihatan keren, Instagram bisa tahu. Akun-akun palsu ini kayak sinyal lampu merah buat algoritma.

Siapa yang Paling Sering Kena?

  • Kreator baru: Algoritma masih curiga sama kamu. Belum ada reputasi, udah sok eksis.
  • Bisnis kecil: Terlalu sering jualan secara hard selling bisa bikin akunmu dianggap kurang relevan.
  • Kreator kontroversial: Kalau postinganmu sering bikin ribut, siap-siap aja.
  • Akun yang overposting: Maunya eksis terus malah dianggap spam.

Solusi untuk Lepas dari Shadowban

Tenang, selalu ada jalan keluar. Nih, coba trik ini:

Shadowban Instagram: Kok Bisa Kena? Ini Solusinya Biar Nggak Mumet Lagi

  1. Hapus Tagar yang Mencurigakan
    Cek dulu tagar yang kamu pakai, jangan-jangan ada yang udah jadi “zona merah.” Kamu bisa cari daftar tagar terlarang di Google, atau coba pakai tagar yang lebih niche dan unik.
  2. Kurangi Frekuensi Posting
    Kalau sehari bisa tiga kali posting, kurangi jadi satu aja. Algoritma lebih suka konten berkualitas dibanding spam.
  3. Audit Kontenmu
    Teliti postingan lama. Ada yang melanggar pedoman komunitas? Hapus aja, dan jangan ulangi kesalahan yang sama.
  4. Engage dengan Followers
    Jangan cuma posting, tapi aktif juga di komentar dan DM. Bangun hubungan organik biar algoritma lihat kamu aktif secara wajar.
  5. Gunakan Semua Fitur Instagram
    Cobalah main di Reels, Stories, atau Live. Semakin sering kamu pakai fitur Instagram, semakin algoritma tahu kalau kamu “serius” main di platform ini.
  6. Lapor ke Instagram
    Kalau kamu yakin nggak bersalah, laporkan masalahnya lewat fitur “Help” di aplikasi. Kadang, butuh waktu, tapi lebih baik daripada diam.

Tips Biar Nggak Kena Lagi

  • Jangan Spam Tagar: Variasikan tagar tiap posting.
  • Hindari Konten Kontroversial: Main aman aja, bro!
  • Pantau Analytics: Kalau engagement turun drastis, periksa pola postingmu.

Shadowban memang bikin frustrasi, tapi bukan akhir dunia. Kunci utamanya adalah main smart, nggak cuma hard. Kalau kamu belajar adaptasi dengan algoritma, akunmu pasti bisa bangkit lagi.

Author’s Insight Tentang Shadow Ban

Kalo gue pribadi, ya, ga percaya yang namanya shadow ban di media sosial manapun. Malahan gue mikirnya ini cuman fear mongering-nya orang jualan kelas doang. Gue lebih percaya sama aplikasinya daripada sama so called expert peolple yang ga jelas juntrungannya siapa. Ingat guys, mereka itu semaunya “orang luar” doang, ga ada yang bener-bener “orang dalam” media sosialnya.

Malah gue pernah denger ada “orang dalam” salah 1 media sosial yang bilang “Saya ga yakin shadow ban itu ada, tapi kalo temen-temen menganggap itu ada, ya silakan aja”. Nah, orang dalam aja ngomongnya gitu, masa lu percaya sama orang luar yang koar-koar ada shadow ban di media sosialnya?

Ini pemikiran secara logika aja, ga ribet kok sebenarnya. Gue percaya semua media sosial itu fair ke semua kreatornya. Kalo konten lu berkualitas atau setidaknya menarik penonton untuk berinteraksi, pasti bakalan dapet views, kok. Tapi kalo konten lu jelek, ga berkualitas, bikinnya buat diri sendiri, gimana mau dikasih penonton sama aplikasinya?

Intinya balik lagi ke kreatornya gimana bikin konten. Karna senjata utama kreator itu ya kontennya, bukan trik trik ngakalin algoritma ga jelas dari orang jualan kelas online.

error: Jangan coba-coba