Membandingkan 2 Kelas Afiliate Marketing Asli Indonesia

Membandingkan 2 Kelas Afiliate Marketing Asli Indonesia

Kali ini saya mencoba membandingkan 2 kelas afiliate marketing Indonesia yang saya ikuti. Yaitu Mini Class Jagoan dan Zuper Family. Keduanya saya ikuti dalam kurun waktu yang berbeda. Saya lebih dulu mengikuti kelas afiliate marketing Zuper Family, waktu itu bulan Maret 2019 mereka baru membuka untuk batch 1 dan langsung saya ikuti kelasnya. Mini Class Jagoan adalah ecourse afiliate marketing yang dibuka sejak tahun 2017 (kalo saya ga salah) dan masih evergreen sampai sekarang.

kelas afiliate marketing

Saya akan mencoba menjabarkan beberapa perbedaan yang mungkin bisa teman-teman jadikan referensi untuk menentukan kelas mana yang benar-benar worth it untuk diikuti. Teman-teman juga boleh ga mengikuti kelas-kelas yang ada di sini kok, jadi ga perlu merasa terbebani ketika membaca artikel ini ya!

Biaya Pendaftaran

Hal yang paling mencolok dari 2 kelas afiliate marketing ini adalah biaya pendaftarannya. Untuk Mini Class Jagoan, biaya pendaftarannya 245.000 (harga promosi diskon 50% dengan menggunakan kupon DEMASTAH). Selain materi ecourse tentang afiliate marketing, teman-teman juga mendapatkan materi tentang bagaimana caranya membuka bisnis jasa secara online. Yang ga punya produk sendiri, di Mini Class Jagoan diajarin gimana caranya berjualan dengan cara dropship di marketplace.

harga kelas mini class jagoan

Untuk Zuper Family merupakan sebuah kelas mentoring afiliate marketing selama 3 bulan. Pendaftaran untuk mengikuti kelas Zuper Family meningkat setiap batch-nya. Sewaktu saya ikut batch 1 bulan Maret 2019, harganya 499.000 (sudah dengan diskon 50%). Sewaktu bulan Mei 2019 batch 2 Zuper Family dibuka pendaftarannya 699.000 (sudah diskon 50%). Batch 3 akan dibuka bulan Januari 2020 ini dengan kelas yang baru dan kurikulum yang baru dan biaya pendaftaran yang baru juga pastinya.

Materi Kelas

Oke kita masuk ke isi dari kelasnya. Saya ga akan ngebocorin semua isi materinya 100% di sini,ya. Biar temen-temen penasaran dan cobain sendiri perbandingan kelasnya kayak gimana. Saya akan menjabarkan garis besar materi setiap kelas saja. Jadi teman-teman punya gambaran gimana kualitas calon kelas afiliate marketing yang akan diikuti.

kelas afiliate marketing

Mini Class Jagoan format kelasnya adalah ecourse, dengan video yang sudah tersedia di halaman member area. Materinya terbagi menjadi 3 bagian besar: afiliate marketing, bisnis jasa, dan dropshipping. Dengan total jumlah video materi ada sekitar 30 an lebih (kalo saya ga salah hitung, ya). Teman-teman bisa cek langsung di halaman Mini Class Jagoan untuk lebih lengkapnya.

Trus gimana dengan Zuper Family?

Zuper Family menggunakan format mentoring online berbeda dengan ecourse. Loh emang beda ya mentoring dengan ecourse? Menurut saya berbeda, karena ecourse kita tinggal “makan” apa yang disediakan sama pemateri dan mereka ga perlu tau kamu praktik atau tidak. Sedangkan mentoring, materinya dikeluarkan satu per satu. Jadi semua pesertanya belajar bareng-bareng dan kita dituntut untuk langsung praktik. Terutama ketika bergabung di kelas afiliate Zuper Family ini.

Kurikulumnya sudah disiapkan sedemikian rupa, agar murid yang belajar bisa mengikuti materinya dari awal sampai berakhir kelas mentoringnya. Di Zuper Family batch 1, belajarnya 3 bulan dengan 3 level kelas berbeda. Setiap level berjalan selama 1 bulan full praktik. Kalo bisa ngerjain semua PR-nya, kita akan naik ke level berikutnya dengan pelajaran yang lebih menantang dan ilmu yang lebih daging daripada level sebelumnya.

Saya jadi lebih sering praktik karena adanya terbiasa mengikuti kelas ini selama 3 bulan. Karena malu kalo ga “naik kelas” dan ketinggalan ilmu daripada teman-teman lainnya. Kelas mentoring membuat saya terbiasa action daripada sekadar belajar teori aja.

Rahasia: mentor Zuper Family (yang juga owner dari vendor Zuper.id) selalu upgrade ilmu dan membagikannya kepada member Zuper Family secara gratis

Kelebihan

Untuk kelas afiliate marketing Mini Class Jagoan, menurut saya sangat cocok untuk dipelajari oleh para pemula di dunia afiliate. Materinya simple dan mudah dipahami, videonya juga pendek-pendek jadi yang nonton ga cepet bosan dan bisa langsung praktik (bagi yang mau dan mampu) materi yang ada di videonya. Menurut saya materi  kelas afiliatem marketing di Mini Class Jagoan cukup practicable dilakukan oleh pemula sekalipun.

Mini Class Jagoan disediakan grup support di grup FB yang hanya bisa diakses oleh peserta yang sudah join kelasnya. Jadi temen-temen bisa tanya-tanya di sana.

Zuper Family pesertanya diberikan materi per hari. Setiap hari secara rutin di jam yang sama dan di setiap hari harus melakukan sesuatu (action). Setiap peserta harus melaporkan hasil praktiknya ke mentor agar bisa dicek apakah beneran praktik atau boongan. Di level pertama, semuanya belajar bareng-bareng dan selalu penasaran besok materinya tentang apa gitu.

Karena setiap materinya beneran fresh from the oven jadi disajikan di hari itu dipraktikkan hari itu juga. Semakin naik level, materinya semakin susah dan semakin menantang. Di batch 1 dan 2 sudah disediakan grup telegram untuk tanya-tanya kepada mentor dan teman-teman sesama peserta. Untuk batch berikutnya akan dipindahkan ke grup facebook untuk support dan materi-materi dari Zuper Family.

Kelebihan lainnya dari peserta Zuper Family adalah bisa mendapatkan diskon tambahan dari setiap produk digital yang dikeluarkan oleh Zuper ID. Dan setiap peserta kelas afiliate marketing ini berhak untuk memasarkan semua produk digital yang ada di sana. Jadi ga perlu seorang product creator dulu untuk bisa memasarkan produk digital.

Kekurangan

Akan selalu ada kekurangan dari suatu hal, namanya juga buatan manusia. Kalo bikinan Tuhan mah udah sempurna banget. Begitu pula kelas afiliate marketing asli Indonesia ini, tidak ada yang sempurna.

Kelas afiliate pertama yang akan saya bahasa adalah . Karena ini kelas afiliate marketing kelas premium maka biaya pendaftarannya juga premium. Tidak semua orang bisa mengikutinya. Harus orang yang berkomitmen tinggi, ga gampang menyerah dan pengen mengubah keadaan dirinya sendiri yang bisa mengikutinya. Saya ga main-main dengan kelas ini, karena dari investasi awalnya saja sudah premium jadi harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik ilmu di kelasnya.

harga kelas mentoring zuper family

Bagi teman-teman pemula yang pengen ikutan kelas ini saya rekomendasikan banget. Apalagi yang memang tertantang dengan 80% praktik dan 20% teori-nya. Di Zuper Family akan lebih banyak praktiknya, jadi kita benar-benar diajarkan caranya, ga sekadar dikasih teori saja. Kelas ini tidak cocok buat kamu yang malas praktik dan pengen tau ilmunya saja. Karena ilmunya harus dipraktikkan daripada sekadar “tau” saja.

Lanjut lagi ke Mini Class Jagoan, ya.

Mini Class Jagoan memiliki kekurangan dari sisi materinya. Menurut saya, materinya kurang up to date untuk perkembangan afiliate marketing zaman sekarang. Ilmunya sudah banyak ditinggalkan dan terlalu monoton karena sudah banyak yang membagikannya juga di kelas lain. Pembeda dari kelas afiliate marketing ini adalah adanya ilmu bisnis jasa dan dropship yang tidak dimiliki kelas lainnya.

Selebihnya sama saja, bahkan secara garis besar vendornya sendiri sudah jarang mengeluarkan produk digital terbaru di tahun 2019. Mereka hanya mempromosikan ulang produk yang sudah ada tanpa adanya update yang berarti. Grup supportnya di facebook pun juga jarang aktif, mentornya tidak pernah update materi terbaru untuk kelas ini.

Mana Yang Lebih Direkomendasikan?

Kalo pertanyaannya seperti itu, saya lebih merekomendasikan teman-teman untuk ikut Zuper Family. Karena menurut saya selain kelebihan-kelebihan di atas (beserta kekurangannya), kualitas pelajarannya jauh lebih bagus daripada kelas afiliate marketing lainnya. Dengan harga investasi yang cukup tinggi, tetapi kita bisa menjadi anggota selamanya + mendapatkan keistimewaan lainnya yang ga dimiliki sama orang yang ga ikutan kelas tersebut.

mentoring afiliate marketing

Kalo teman-teman budgetnya masih terbatas, bisa ikutan Mini Class Jagoan dulu. Selain biaya pendaftarannya lebih murah daripada Zuper Family, kelas afiliate ini juga memang dikhususkan untuk newbie yang baru mulai belajar afilaite.

Teman-teman bisa mempertimbangkan sendiri mana yang terbaik, semoga ulasan ini bisa membantu memilihkan kelas afiliate marketing yang tepat untuk teman-teman semuanya. Sekali lagi ulasan ini berdasarkan pengalaman saya mengikuti 2 kelas ini. Untuk bisa membuktikannya, teman-teman bisa join ke kelas yang menurut teman-teman terbaik.

***

Semoga rekomendasi ini bisa menambah pengetahuan teman-teman tentang beragam model kelas bisnis online yang bisa diikuti. Terima kasih sudah menyimak sampai habis! Tunggu materi berikutnya ya!

Pengertian dan Penjelasan Afiliate Marketing

Pengertian dan Penjelasan Afiliate Marketing

Setelah saya mengenalkan beberapa peluang bisnis online yang berpotensi bisa dilakukan pada tahun 2020, saya akan mencoba menjabarkan salah satu model bisnis online yang menurut saya cukup potensial.

pengertian dan penjelasan afiliate marketing

Kita akan membicarakan salah satu model bisnis online yang namanya afiliate marketing. Secara umum, afiliate artinya menggunakan afilias untuk membantu penjualan sebuah produk atau jasa kepada konsumen.

Salah satu jasa afiliate marketing yang sekarang diminati adalah paid promote dan endorse. Tapi, agar lebih mudah menjelaskan model bisnis online ini maka saya akan menjelaskan dasar-dasarnya dulu.

Pengertian Afiliate Marketing

Afiliate ini konsepnya hampir sama dengan makelar di pasar konvensional. Masyarakat Indonesia lebih mengenal makelar daripada afiliasi, padahal keduanya punya fungsi yang sama: menjual produk orang lain untuk mendapatkan komisi dari penjualan.

Kita jadi perantara promosi saja, ga perlu stok barang ga perlu kirim barang juga, cukup promosi saja kalo ada penjualan kita dapat komisi. Tapi promosinya ga bisa yang asal-asalan ya, karena ini bukan produk kita maka kita harus bisa meyakinkan konsumen bahwa produk yang kita jual ini berkualitas baik.

Cara promosinya juga mesti dengan review produk/jasanya. Kita juga bisa membuat 1 halaman dengan daftar produk yang bermacam-macam untuk bisa lebih memudahkan konsumen melihat produk mana yang paling dia butuhkan.

Tips dari saya: selain melakukan review produk/jasa yang akan dipromosikan, kita juga bisa membuat artikel general yang masih ada hubungannya dengan produk/jasa tersebut. Meskipun presentasi keberhasilan penjualannya tidak terlalu tinggi, tetapi ini akan membuat kita akan lebih “kaya” secara konten dan tidak monoton dalam hal promosi.

Bisnis Afiliate Marketing

Buat yang masih pemula di dunia afiliate, pilihan yang bisa diambil untuk memulai praktik belajar menjadi seorang afiliate adalah dengan menjadi product creator atau afiliate marketer. Menjadi produk kreator, kita punya keleluasaan dalam sisi database karena hampir 100% kita bisa punya database konsumen sendiri. Kita juga bisa memasarkan produk kita ke marketplace produk yang sesuai dengan niche-nya.

Misalnya kalo teman-teman membuat sebuah ecourse atau ebook bisa memasarkannya di marketplace produk digital Indonesia seperti Ratakan.com. Atau kalo mau yang lebih elit dan mampu membuat konten berbahasa inggris, bisa memasarkannya ke situs marketplace produk digital luar negeri seperti jvzoo.com.

Kalo teman-teman masih belum memiliki produk sendiri, bisa saja mengambil produk dari marketplace yang sudah saya sebutkan di atas. Daftarnya gratis dan hanya perlu sebarkan link afiliate kita. Dengan usaha yang lebih rajin, kita bisa ketemu vendor yang punya banyak produk digital yang juga membuka penjualan melalui afiliate, nah teman-teman bisa juga memulainya dari sana.

Cara Menjadi Afiliate Online

Waktu dulu pertama kali tau ada model bisnis seperti ini, saya sempat kebingungan banget karena ga tau mesti ngapain dengan produk yang akan dipasarkan ini. Meskipun udah kontak-kontakan dengan pemilik produk digitalnya, ternyata mereka juga ga bisa membantu banyak. Saya harus belajar sendiri, entah itu melalui facebook, ebook dan video youtube.

Belajar otodidak membuat saya tau caranya tapi ga ngerti polanya. Seperti bisnis yang lain, afiliate juga memiliki pola tersendiri dalam menjalankannya. Saya justru tau pola ini ketika ikut kelas mentoring online tentang afiliate marketing. Kalo saja saya terus-terusan belajar sendiri, saya ga yakin bisa secepat ini kenal dengan strategi dan pola bisnis afiliate.

Alhamdulillah, setelah ikut kelas mentoring yang namanya mindset saya terbuka lebar dan mengerti pola yang harus dilakukan untuk menjalankan model bisnis ini. Dengan mengikuti Zuper Family ini, saya upgrade diri saya lebih cepat daripada sebelumnya, karena dimentori langsung oleh mentor yang berpengalaman di dunia afiliate marketing selama lebih dari 6 tahun.

Salah satu yang terpenting adalah: saya bisa belajar dari kesahalan yang pernah dilakukan mentor saya dan bisa menghindari untuk melakukan kesalahan itu waktu praktik materinya.

Seandainya saya belajar otodidak, mungkin sampai sekarang saya masih ga ngerti polanya menjalankan afiliate marketing. Bergabung ke Zuper Family membuat saya mempunyai teman-teman yang sesama pemula menjalankan afiliate, dan punya tempat untuk bertanya ketika kebingungan.

Salah satu cara paling mudah dilakukan untuk memulai praktik afiliate marketing adalah melakukan review produk/jasa. Teman-teman tinggal tuliskan atau buat video review tentang produk/jasanya. Reviewnya bisa dilakukan dengan menuliskannya di blog/website pribadi, atau meng-upload video reviewnya ke youtube.

Usahakan untuk memberikan review yang jujur, ya teman-teman. Makanya saya sarankan untuk keluar modal lebih dulu mencoba produknya sebelum melakukan reviewnya. Tapi, saya juga tidak melarang kalo temen-temen mau melakukan fake review, soalnya saya pun kadang-kadang melakukannya. Kenapa? Karena modal kita terbatas juga kan, jadi ga mungkin juga setiap kali ada produk baru kita beli terus.

Teman-teman juga mesti berhati-hati untuk memilih provider/vendor produknya. Sebagai afiliate marketer kita mempertaruhkan banyak kredibilitas. Selain kredibilitas kita sebagai afiliate, kita juga mempertaruhkan kredibilitas vendor. Perilaku kita, amanah kita, sebagai afiliate yang mempromosikan produk kita harus mempertanggung jawabkan janji yang sudah kita utarakan ketika ada sales yang terjadi.

 

error: Jangan coba-coba